Senin, 19 Februari 2018 | 03:33 WIB

Dahlan Iskan Kapok Main Saham

Jumat, 07 Desember 2012 / columns / antara

Jakarta, investorpialang.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku tidak tertarik lagi berinvestasi saham di pasar modal, selain karena memiliki pengalaman buruk juga statusnya sebagai menteri yang tidak memungkinkan untuk membeli terutama saham-saham BUMN.

"Saya punya pengalaman pahit soal saham. Saya membeli saham perdana (IPO) Bank BNI pada tahun 1996, tapi saya tidak pernah dapat untung," kata Dahlan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat.

Menurut Dahlan, ketika membeli saham Bank BNI tersebut ia membelanjakan seluruh uang yang dimilikinya karena berpikiran akan memperoleh "gain" yang luar biasa besar.

Namun apa daya ditambahkan pemilik Jawa Pos Group ini, keuntungan yang dinanti-nanti tidak kunjung tiba, mengakibatkan perusahaannya ketika itu sempat mengalami kesulitan keuangan.

Dahlan menyadari bahwa kegagalannya ketika itu hanya karena menitipkan pengelolaan sahamnya kepada seseorang.

"Saya memang salah, karena terlalu mempercayakan kepada orang lain. Ketika itu memang tidak punya waktu mengelola sendiri, alhasil ya saya yang jeblok," ujarnya.

Dahlan tidak menyebutkan berapa nilai saham Bank BNI yang dimilikinya ketika itu.

Ia hanya menjelaskan, nilainya cukup besar karena itu sempat membuatnya kelimpungan.

Melihat pengalamannya tersebut, mantan Dirut PT PLN ini memberikan sedikit tips untuk bermain saham yaitu jangan panik dan mengelola sendiri.

"Saya ketika itu terlalu panik, tidak mengikuti perkembangannya setiap hari," ujarnya.

Meski telah memiliki tips dalam bermain saham, namun Dahlan seakan bersumpah tidak ingin lagi menyesal untuk kedua kalinya.

"Cukup sekali itu saja saya main saham," katanya. (ANTARA)

Dibaca : 943 kali
Baru dibaca Terpopuler