Kamis, 21 Juni 2018 | 15:11 WIB

Jamin Investasi, Langkah Pemerintah Sudah Tepat

Rabu, 21 Maret 2018 – 17:40 WIBjpnn.com, JAKARTA - JAKARTA - Cendekiawan muslim Komaruddin Hidyat mengatakan investor tak perlu takut menanamkan modalnya di Indonesia hanya karena munculnya wacana ide khilafah. Sebab, kekhawatiran itu sudah dijawab pemerintah dengan mengambil keputusan yang menjamin iklim usaha secara kondusif. Keputusan yang dimaksud mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu adalah membubarkan organisasi kemasyarakatan (ormas) berpaham radikal, membatalkan ratusan peraturan daerah (perda) yang tak pro-investasi, dan membangun komunikasi secara intensif dengan ormas-ormas Islam moderat. Komaruddin mengatakan, wajar jika ada investor asing khawatir berinvestasi di Indonesia akibat adanya paham radikalisme dan ekstremisme yang dapat mengguncang stabilitas politik dan keamanan. Akibatnya, investor asing lebih tertarik berinvestasi ke Malaysia atau Vietnam yang iklim investasinya lebih kondusif di satu sisi, dan di sisi lain stabilitas politik dan keamanannya relatif stabil. “Kekhawatiran itu wajar karena mereka hendak menanamkan modal yang tidak kecil, ratusan miliar bahkan triliunan rupiah. Tapi tak boleh berlebihan, karena langkah pemerintah sudah on the right track,” ungkap Komaruddin saat dihubungi, Selasa (20/3). “Bayangan mereka, kalau sampai di Indonesia berdiri negara khilafah, maka segala aturan akan dirombak, dan itu ancaman bagi investor,” ujarnya. Namun di bawah Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, gerakan-gerakan radikal dan ekstrem serta membubarkan ormas yang mengusung paham negara khilafah dan anti-Pancasila sudah dilakukan untuk menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif. “Pemerintah juga menghapus ratusan perda yang tak pro-investasi. Ini harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret supaya tenaga kerja dan biaya produksi di Indonesia lebih kompetitif, sehingga menarik minat investor,” kata Komaruddin. Berita TerkaitBerita LainnyaSponsored Contentloading... .SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: georgia!important; } loading... .SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: georgia!important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } Video PilihanRabu, 21 Maret 2018Pembagian Sertifikat Hak Atas Tanah Diragukan?Rabu, 21 Maret 2018Persiapan SFC Jelang Kick Off Liga 1 2018Rabu, 21 Maret 2018Seleksi CPNS Masih Lama, Rekrut 2.500 Guru HonorerRabu, 21 Maret 2018Terancam 6 Tahun Penjara, Begini Reaksi Ahmad DhaniRabu, 21 Maret 2018Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah di Muara EnimRabu, 21 Maret 2018Andika tak Hadiri Sidang, Caca: Jangan Kebanyakan AlasanRabu, 21 Maret 2018Muka Sering Berminyak, Presenter Cantik Maria Vania Lakukan IniSelasa, 20 Maret 2018Lihat Video ini, Biar Kita Sadar Bahwa ini Lahan Kita, Rumah Kita, Masa Depan KitaLet's block ads! (Why?)
Rabu, 21 Maret 2018 / rss idsatu.com
 Jamin Investasi, Langkah Pemerintah Sudah Tepat
Rabu, 21 Maret 2018 – 17:40 WIBjpnn.com, JAKARTA - JAKARTA - Cendekiawan muslim Komaruddin Hidyat mengatakan investor tak perlu takut menanamkan modalnya di Indonesia hanya karena munculnya wacana ide khilafah. Sebab, kekhawatiran itu sudah dijawab pemerintah dengan mengambil keputusan yang menjamin iklim usaha secara kondusif. Keputusan yang dimaksud mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu adalah membubarkan organisasi kemasyarakatan (ormas) berpaham radikal, membatalkan ratusan peraturan daerah (perda) yang tak pro-investasi, dan membangun komunikasi secara intensif dengan ormas-ormas Islam moderat. Komaruddin mengatakan, wajar jika ada investor asing khawatir berinvestasi di Indonesia akibat adanya paham radikalisme dan ekstremisme yang dapat mengguncang stabilitas politik dan keamanan. Akibatnya, investor asing lebih tertarik berinvestasi ke Malaysia atau Vietnam yang iklim investasinya lebih kondusif di satu sisi, dan di sisi lain stabilitas politik dan keamanannya relatif stabil. “Kekhawatiran itu wajar karena mereka hendak menanamkan modal yang tidak kecil, ratusan miliar bahkan triliunan rupiah. Tapi tak boleh berlebihan, karena langkah pemerintah sudah on the right track,” ungkap Komaruddin saat dihubungi, Selasa (20/3). “Bayangan mereka, kalau sampai di Indonesia berdiri negara khilafah, maka segala aturan akan dirombak, dan itu ancaman bagi investor,” ujarnya. Namun di bawah Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, gerakan-gerakan radikal dan ekstrem serta membubarkan ormas yang mengusung paham negara khilafah dan anti-Pancasila sudah dilakukan untuk menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif. “Pemerintah juga menghapus ratusan perda yang tak pro-investasi. Ini harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret supaya tenaga kerja dan biaya produksi di Indonesia lebih kompetitif, sehingga menarik minat investor,” kata Komaruddin. Berita TerkaitBerita LainnyaSponsored Contentloading... .SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: georgia!important; } loading... .SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: georgia!important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } Video PilihanRabu, 21 Maret 2018Pembagian Sertifikat Hak Atas Tanah Diragukan?Rabu, 21 Maret 2018Persiapan SFC Jelang Kick Off Liga 1 2018Rabu, 21 Maret 2018Seleksi CPNS Masih Lama, Rekrut 2.500 Guru HonorerRabu, 21 Maret 2018Terancam 6 Tahun Penjara, Begini Reaksi Ahmad DhaniRabu, 21 Maret 2018Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah di Muara EnimRabu, 21 Maret 2018Andika tak Hadiri Sidang, Caca: Jangan Kebanyakan AlasanRabu, 21 Maret 2018Muka Sering Berminyak, Presenter Cantik Maria Vania Lakukan IniSelasa, 20 Maret 2018Lihat Video ini, Biar Kita Sadar Bahwa ini Lahan Kita, Rumah Kita, Masa Depan KitaLet's block ads! (Why?) Sumber :https://www.jpnn.com/news/jamin-investasi-langkah-pemerintah-sudah-tepat
Baru dibaca Terpopuler