Rabu, 20 Juni 2018 | 20:11 WIB

Swalayan Tak Boleh Sediakan Plastik untuk Pembeli

Sabtu, 03 Maret 2018 18:53 WIBKantong plastik. Ilustrasi Foto: pixabayjpnn.com, SURABAYA - Masalah penggunaan kantong plastik disebut secara khusus dalam rancangan peraturan daerah (raperda) pengelolaan sampah dan kebersihan Kota Surabaya. Bahkan, rencananya, swalayan tak boleh menyediakan kantong plastik. Pada draf awal raperda itu, disebutkan dalam pasal 10 A bahwa pemda memiliki kewenangan untuk menetapkan kebijakan pengurangan penggunaan plastik. Ketentuan lebih lanjut bakal dijabarkan dalam peraturan wali kota (perwali). Anggota pansus raperda sampah Achmad Zakaria menerangkan bahwa pelarangan total kantong plastik menjadi isu utama dalam agenda konsultasi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Kamis (1/2). Hal tersebut ternyata sangat mungkin dilakukan. ''Banjarmasin ternyata sudah menerapkannya,'' jelas politikus PKS itu. Melihat tujuannya untuk mengurangi timbunan sampah, Zakaria sepakat dengan penerapan larangan itu. Namun, menurut dia, landasan hukumnya perlu digali lebih dalam. Mengingat, Surabaya lebih besar daripada Banjarmasin. Berita TerkaitBerita LainnyaSponsored Contentloading... .SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: georgia!important; } loading... .SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: georgia!important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } Video PilihanJumat, 02 Maret 2018Ratna Listy Alih Profesi sebagai Ahli Pengobatan SupranaturalJumat, 02 Maret 2018Delapan Tahun Berhenti Narkoba, Baim Wong Masih Diincar?Jumat, 02 Maret 2018Usai Pensiun Menjadi Kepala BNN, Buwas akan Menjadi...Senin, 26 Februari 2018Baim Wong Bingung Didesak Orang Tua Segera MenikahJumat, 02 Maret 2018Falcon Pictures Hidupkan Kembali Orkes Moral PSP ke Layar LebarJumat, 02 Maret 2018Lestarikan Budaya Betawi Lewat Jakarta Barat Punya KiteJumat, 02 Maret 2018Denada Laporkan Akun Medsos Netizen Penghina PutrinyaJumat, 02 Maret 2018Resmi Tersangka, Wako Kendari dan Ayahnya Jadi Tahanan KPKLet's block ads! (Why?)
Sabtu, 03 Maret 2018 / rss idsatu.com
Swalayan Tak Boleh Sediakan Plastik untuk Pembeli
Sabtu, 03 Maret 2018 18:53 WIBKantong plastik. Ilustrasi Foto: pixabayjpnn.com, SURABAYA - Masalah penggunaan kantong plastik disebut secara khusus dalam rancangan peraturan daerah (raperda) pengelolaan sampah dan kebersihan Kota Surabaya. Bahkan, rencananya, swalayan tak boleh menyediakan kantong plastik. Pada draf awal raperda itu, disebutkan dalam pasal 10 A bahwa pemda memiliki kewenangan untuk menetapkan kebijakan pengurangan penggunaan plastik. Ketentuan lebih lanjut bakal dijabarkan dalam peraturan wali kota (perwali). Anggota pansus raperda sampah Achmad Zakaria menerangkan bahwa pelarangan total kantong plastik menjadi isu utama dalam agenda konsultasi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Kamis (1/2). Hal tersebut ternyata sangat mungkin dilakukan. ''Banjarmasin ternyata sudah menerapkannya,'' jelas politikus PKS itu. Melihat tujuannya untuk mengurangi timbunan sampah, Zakaria sepakat dengan penerapan larangan itu. Namun, menurut dia, landasan hukumnya perlu digali lebih dalam. Mengingat, Surabaya lebih besar daripada Banjarmasin. Berita TerkaitBerita LainnyaSponsored Contentloading... .SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: georgia!important; } loading... .SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: georgia!important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } Video PilihanJumat, 02 Maret 2018Ratna Listy Alih Profesi sebagai Ahli Pengobatan SupranaturalJumat, 02 Maret 2018Delapan Tahun Berhenti Narkoba, Baim Wong Masih Diincar?Jumat, 02 Maret 2018Usai Pensiun Menjadi Kepala BNN, Buwas akan Menjadi...Senin, 26 Februari 2018Baim Wong Bingung Didesak Orang Tua Segera MenikahJumat, 02 Maret 2018Falcon Pictures Hidupkan Kembali Orkes Moral PSP ke Layar LebarJumat, 02 Maret 2018Lestarikan Budaya Betawi Lewat Jakarta Barat Punya KiteJumat, 02 Maret 2018Denada Laporkan Akun Medsos Netizen Penghina PutrinyaJumat, 02 Maret 2018Resmi Tersangka, Wako Kendari dan Ayahnya Jadi Tahanan KPKLet's block ads! (Why?) Sumber :https://www.jpnn.com/news/swalayan-tak-boleh-sediakan-plastik-untuk-pembeli
Baru dibaca Terpopuler