Jumat, 23 Februari 2018 | 13:37 WIB

Ketua MPR Minta Masyarakat Tidak Ragu Kritik DPR

Selasa, 13 Februari 2018 – 20:19 WIBjpnn.com, BANDUNG - Ketua MPRZulkifli Hasan menganggap sikap publik yang mempertanyakan sejumlah pasal dalam hasil revisi UU Nomor 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) merupakan hal yang wajar. Salah satunya pasal 122 poin K yang mengatur kewenangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Dalam pasal itu disebutkan MKD bisa mengambil langkah hukum terhadap perseorangan, kelompok, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR. Menurut pria yang akrab disapa ZUlhasan itu, publik mempertanyakan pasal tersebut karena DPR terkesan antikritik. “Namun, apa pun itu hasil revisi UU MD3 telah disahkan," ujar Zulhasan di sela-sela road show seminar motivasi Spirit of Indonesia di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/2). Meski begitu, Zulhasan meminta masyarakat tidak ragu mengkritik para wakil rakyat di parlemen. “Sebab, DPR itu wakil yang dipilih. Jadi, bosnya tetap rakyat yang punya kedaulatan tertinggi," ucap Zulhasan. (gir/jpnn)Berita TerkaitBerita LainnyaSponsored Contentloading... .SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: georgia!important; } loading... .SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: georgia!important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } Video PilihanSelasa, 13 Februari 2018Serunya Aksi Youtuber Chandra Liow dan Tommy Limmm Wawancarai Pemain Black PantherSelasa, 13 Februari 2018Menag Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan TerorSelasa, 13 Februari 2018Hindari Kecelakaan, Menhub dan Menteri PUPR Pugar Geometri TanjakanSelasa, 13 Februari 2018Jadwal Liga Champions Tengah Pekan IniSelasa, 13 Februari 2018Persija Langsung ke Johor Hadapi Tim Darul Ta'zim di AFC CupSelasa, 13 Februari 2018Jokowi: Tidak Ada Tempat bagi Pelaku IntoleransiSelasa, 13 Februari 2018Begini Kisah Gading Marten Move On dari Mantan Karena Della DartyanSenin, 12 Februari 201814 Tahun Berpisah, Shandy Aulia dan Samuel Rizal Pacaran LagiLet's block ads! (Why?)
Selasa, 13 Februari 2018 / rss idsatu.com
Ketua MPR Minta Masyarakat Tidak Ragu Kritik DPR
Selasa, 13 Februari 2018 – 20:19 WIBjpnn.com, BANDUNG - Ketua MPRZulkifli Hasan menganggap sikap publik yang mempertanyakan sejumlah pasal dalam hasil revisi UU Nomor 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) merupakan hal yang wajar. Salah satunya pasal 122 poin K yang mengatur kewenangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Dalam pasal itu disebutkan MKD bisa mengambil langkah hukum terhadap perseorangan, kelompok, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR. Menurut pria yang akrab disapa ZUlhasan itu, publik mempertanyakan pasal tersebut karena DPR terkesan antikritik. “Namun, apa pun itu hasil revisi UU MD3 telah disahkan," ujar Zulhasan di sela-sela road show seminar motivasi Spirit of Indonesia di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/2). Meski begitu, Zulhasan meminta masyarakat tidak ragu mengkritik para wakil rakyat di parlemen. “Sebab, DPR itu wakil yang dipilih. Jadi, bosnya tetap rakyat yang punya kedaulatan tertinggi," ucap Zulhasan. (gir/jpnn)Berita TerkaitBerita LainnyaSponsored Contentloading... .SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: georgia!important; } loading... .SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: georgia!important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } Video PilihanSelasa, 13 Februari 2018Serunya Aksi Youtuber Chandra Liow dan Tommy Limmm Wawancarai Pemain Black PantherSelasa, 13 Februari 2018Menag Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan TerorSelasa, 13 Februari 2018Hindari Kecelakaan, Menhub dan Menteri PUPR Pugar Geometri TanjakanSelasa, 13 Februari 2018Jadwal Liga Champions Tengah Pekan IniSelasa, 13 Februari 2018Persija Langsung ke Johor Hadapi Tim Darul Ta'zim di AFC CupSelasa, 13 Februari 2018Jokowi: Tidak Ada Tempat bagi Pelaku IntoleransiSelasa, 13 Februari 2018Begini Kisah Gading Marten Move On dari Mantan Karena Della DartyanSenin, 12 Februari 201814 Tahun Berpisah, Shandy Aulia dan Samuel Rizal Pacaran LagiLet's block ads! (Why?) Sumber :https://www.jpnn.com/news/ketua-mpr-minta-masyarakat-tidak-ragu-kritik-dpr
Baru dibaca Terpopuler