Minggu, 18 Februari 2018 | 02:42 WIB

Beberapa Anggota Demokrat Absen di Pidato Kenegaraan Trump

Tahun pertama Presiden Donald Trump ditandai oleh kontroversi, sehingga menyebabkan paling sedikit 14 anggota Demokrat mengumumkan mereka memboikot pidato itu. Ini merupakan boikot terbesar dalam sejarah pidato kenegaraan atau State of the Union seorang presiden.Di antara anggota Partai Demokrat yang tidak hadir adalah John Lewis, dari Georgia. Kata dia, “pada saat ini, saya tidak merencanakan untuk menghadiri State of the Union,” kata Lewis kepada MSNBC. “Saya tidak bisa sesuai hati nurani saya berada di dalam satu ruangan karena apa yang dia katakan tentang begitu banyak warga Amerika lainnya,” kata Lewis menambahkan.Juan Vargas dari California mengirim cuitan pada Senin (29/1) siang tentang keputusannya untuk tidak hadir: “Presiden Amerika terus menerus tidak menghargai perempuan, menghina warga kulit berwarna, dan menyerang masyarakat imigran kita. Saya tidak akan hadir pada State of the Union, saya menyatakan solidaritas dengan semua orang yang tidak dihargainya.”Maxine Waters dari California, pengkritik keras Donald Trump, juga mengatakan, dia tidak akan hadir. Kata dia, “Mengapa saya harus hadir, duduk dan mendengar seorang pembohong?.”Ini bukan boikot pertama dari pidato State of the Union seorang presiden.Pada 1999, Presiden Bill Clinton berbicara di hadapan Kongres, hanya beberapa minggu setelah dia dimakzulkan oleh DPR. Beberapa anggota Republik memutuskan untuk tidak hadir, termasuk John Shadegg dari Arizona, Bob Schaffer dari Colorado, Tom Tancredo dari Colorado, serta Bobb Barr dari Georgia.Boikot terbesar dari pidato presiden terjadi pada 1971 oleh 12 anggota Kongres kulit hitam di DPR. Anggota-anggota ini minta pertemuan dengan Presiden Richard Nixon, tetapi ditolak. Sebagai balasannya mereka tidak hadir pada pidato Nixon waktu itu. [ps/jm]Let's block ads! (Why?)
Rabu, 31 Januari 2018 / rss idsatu.com
Beberapa Anggota Demokrat Absen di Pidato Kenegaraan Trump
Tahun pertama Presiden Donald Trump ditandai oleh kontroversi, sehingga menyebabkan paling sedikit 14 anggota Demokrat mengumumkan mereka memboikot pidato itu. Ini merupakan boikot terbesar dalam sejarah pidato kenegaraan atau State of the Union seorang presiden.Di antara anggota Partai Demokrat yang tidak hadir adalah John Lewis, dari Georgia. Kata dia, “pada saat ini, saya tidak merencanakan untuk menghadiri State of the Union,” kata Lewis kepada MSNBC. “Saya tidak bisa sesuai hati nurani saya berada di dalam satu ruangan karena apa yang dia katakan tentang begitu banyak warga Amerika lainnya,” kata Lewis menambahkan.Juan Vargas dari California mengirim cuitan pada Senin (29/1) siang tentang keputusannya untuk tidak hadir: “Presiden Amerika terus menerus tidak menghargai perempuan, menghina warga kulit berwarna, dan menyerang masyarakat imigran kita. Saya tidak akan hadir pada State of the Union, saya menyatakan solidaritas dengan semua orang yang tidak dihargainya.”Maxine Waters dari California, pengkritik keras Donald Trump, juga mengatakan, dia tidak akan hadir. Kata dia, “Mengapa saya harus hadir, duduk dan mendengar seorang pembohong?.”Ini bukan boikot pertama dari pidato State of the Union seorang presiden.Pada 1999, Presiden Bill Clinton berbicara di hadapan Kongres, hanya beberapa minggu setelah dia dimakzulkan oleh DPR. Beberapa anggota Republik memutuskan untuk tidak hadir, termasuk John Shadegg dari Arizona, Bob Schaffer dari Colorado, Tom Tancredo dari Colorado, serta Bobb Barr dari Georgia.Boikot terbesar dari pidato presiden terjadi pada 1971 oleh 12 anggota Kongres kulit hitam di DPR. Anggota-anggota ini minta pertemuan dengan Presiden Richard Nixon, tetapi ditolak. Sebagai balasannya mereka tidak hadir pada pidato Nixon waktu itu. [ps/jm]Let's block ads! (Why?) Sumber :https://www.voaindonesia.com/a/beberapa-anggota-demokrat-absen-di-pidato-kenegaraan-trump/4232591.html
Baru dibaca Terpopuler