Kamis, 24 Mei 2018 | 16:57 WIB

Anwar Ibrahim Sambut Fajar Baru untuk Malaysia

loading... KUALA LUMPUR - Pemimpin koalisi Pakatan Harapan (PH) Anwar Ibrahim menyambut fajar baru untuk Malaysia setelah pembebasannya dari penjara kemarin. Anwar mendapat pengampunan penuh dari Raja Malaysia, Sultan Muhammad V, dan resmi memiliki hak untuk berpartisipasi dalam politik. Lelaki berusia 70 tahun itu menghirup udara bebas sambil tersenyum saat keluar dari Rumah Sakit Rehabilitasi Cheras (RSRC), tempat dia dioperasi bahu, saat di undang bertemu dengan Sultan Muhammad V di Istana Kerajaan Kuala Lumpur. Setiba di kompleks megah itu, Anwar disambut PM baru Malaysia Mahathir Mohamad. Seperti disampaikan kuasa hukum Anwar, Sultan Muhammad V mengabulkan permintaan maaf Anwar. “Itu artinya semua hukuman akan dihapus,” ujar Sivarasa Rasiah seperti dikutip channelnewsasia.com. Ini artinya sisa dua tahun dari vonis lima tahun penjara atas dakwaan sodomi terhadap Anwar tidak akan berlaku lagi. Anwar mengungkapkan fajar baru dari Malaysia telah terbit dengan terpilihnya PH sebagai pemimpin pemerintahan. “Saya harus berterima kasih ke pada rakyat Malaysia, seluruh spektrum warga Malaysia, tidak peduli ras atau agama. Rakyat menginginkan perubahan. Ini tugas kami untuk menghormati mandat yang diberikan kepada PH,” tutur Anwar. Setelah dibebaskan dari Penjara Sungai Buloh, dia berpeluang besar menjadi perdana menteri (PM). Cita-cita Anwar untuk menduduki kursi pemerintahan dan melakukan reformasi kini ada di depan mata. Mahathir yang kini berusia 92 tahun, kepala negara tertua di dunia, mengatakan tidak akan lama memegang tampuk kepemimpinan. Kepada The Wall Street Journal, dia mengaku akan lengser dalam kurun 1-2 tahun. “Saya akan menyerahkannya kepada Anwar,” kata PM Malaysia periode 1981-2003 itu. Istri Anwar, Wan Azizah, yang juga calon wakil PM mengatakan, penunjukan suaminya menjadi PM baru tidak akan diberikan terburu-buru. Anwar akan beristirahat dan mendukung penuh kebijakan Mahathir dari belakang. Seusai bertemu dengan Sultan Muhammad V, Anwar juga mengelak dari pertanyaan wartawan seputar waktu transisi kepemimpinan. Dia hanya menjawab akan memastikan semua program reformasi berjalan efektif. Pendiri Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu juga mengaku melupakan perselisihan dengan Mahathir pada masa lalu. “Saya tidak menyimpan dendam terhadap Mahathir. Kami telah menguburnya dan sekarang berdiri bersama untuk menyukseskan agenda reformasi,” tegas Anwar di luar rumahnya. Mahathir memiliki 10 program utama yang ditargetkan tercapai dalam 100 hari kerja, mayoritas merombak kebijakan kepala negara sebelumnya. Anwar menjelaskan, dirinya bukan meminta pengampunan untuk terbebas dari perbuatan salah, tapi dari penyelewengan kekuasaan yang juga disadari Sultan Muhammad V. Pembebasan Anwar dan kemenangan PH dari rezim Barisan Nasional (BN) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2018 merupakan sejarah baru bagi dunia politik Malaysia. BN tidak pernah kalah dalam enam dekade. Pemerintah Malaysia berniat memberantas kasus korupsi yang diduga sudah berjalan selama puluhan tahun. Selama konferensi pers, Anwar menegaskan tidak memiliki niat buruk atau dendam terhadap Najib Razak. Namun dia menuntut Najib memberikan jawaban yang jujur atas dakwaan perlakuan tidak adil terhadap rakyat. Najib kini dicekal untuk meninggalkan Malaysia menyusul akan dibukanya penyelidikan terhadap 1MDB. Liku-liku Politik Anwar Drama politik dan kasus hukum Anwar Ibrahim telah meng gemparkan dan mewarnai dunia politik Malaysia sejak 1990-an. Saat itu kariernya mencapai puncak sebelum akhir nya kembali jatuh. Dia bang kit dari reruntuhan kariernya dan bergabung dengan kubu oposisi yang sangat aktif mengkritik kebijakan pemerintah. Anwar mengawali popularitas nya pada 1970-an karena dikenal sangat keras menentang pemerintah selama aksi unjuk rasa atas krisis makanan di perdesaan. Dia sampai dijebloskan ke dalam penjara sebanyak tiga kali selama 20 bulan. Namun keputusannya bergabung dengan UMNO mengejutkan banyak orang. Ketika aktif berpolitik bersama UMNO, dia menarik perhatian Mahathir. Sebagai orator yang ulung, karier Anwar pun melejit. Dia mengepalai beragam kementerian, termasuk Kementerian Keuangan pada 1990. Pengangkatannya menjadi wakil PM membuka peluang mengantarkannya men jadi cikal bakal pemimpin Malaysia. Namun Anwar berselisih hebat dengan Mahathir mengenai langkah yang harus diambil Malaysia menghadapi krisis moneter Asia pada 1998. Dia mengusulkan reformasi dan penghentian korupsi dan nepotisme di UMNO. Let's block ads! (Why?)
Kamis, 17 Mei 2018 / rss idsatu.com
Anwar Ibrahim Sambut Fajar Baru untuk Malaysia
loading... KUALA LUMPUR - Pemimpin koalisi Pakatan Harapan (PH) Anwar Ibrahim menyambut fajar baru untuk Malaysia setelah pembebasannya dari penjara kemarin. Anwar mendapat pengampunan penuh dari Raja Malaysia, Sultan Muhammad V, dan resmi memiliki hak untuk berpartisipasi dalam politik. Lelaki berusia 70 tahun itu menghirup udara bebas sambil tersenyum saat keluar dari Rumah Sakit Rehabilitasi Cheras (RSRC), tempat dia dioperasi bahu, saat di undang bertemu dengan Sultan Muhammad V di Istana Kerajaan Kuala Lumpur. Setiba di kompleks megah itu, Anwar disambut PM baru Malaysia Mahathir Mohamad. Seperti disampaikan kuasa hukum Anwar, Sultan Muhammad V mengabulkan permintaan maaf Anwar. “Itu artinya semua hukuman akan dihapus,” ujar Sivarasa Rasiah seperti dikutip channelnewsasia.com. Ini artinya sisa dua tahun dari vonis lima tahun penjara atas dakwaan sodomi terhadap Anwar tidak akan berlaku lagi. Anwar mengungkapkan fajar baru dari Malaysia telah terbit dengan terpilihnya PH sebagai pemimpin pemerintahan. “Saya harus berterima kasih ke pada rakyat Malaysia, seluruh spektrum warga Malaysia, tidak peduli ras atau agama. Rakyat menginginkan perubahan. Ini tugas kami untuk menghormati mandat yang diberikan kepada PH,” tutur Anwar. Setelah dibebaskan dari Penjara Sungai Buloh, dia berpeluang besar menjadi perdana menteri (PM). Cita-cita Anwar untuk menduduki kursi pemerintahan dan melakukan reformasi kini ada di depan mata. Mahathir yang kini berusia 92 tahun, kepala negara tertua di dunia, mengatakan tidak akan lama memegang tampuk kepemimpinan. Kepada The Wall Street Journal, dia mengaku akan lengser dalam kurun 1-2 tahun. “Saya akan menyerahkannya kepada Anwar,” kata PM Malaysia periode 1981-2003 itu. Istri Anwar, Wan Azizah, yang juga calon wakil PM mengatakan, penunjukan suaminya menjadi PM baru tidak akan diberikan terburu-buru. Anwar akan beristirahat dan mendukung penuh kebijakan Mahathir dari belakang. Seusai bertemu dengan Sultan Muhammad V, Anwar juga mengelak dari pertanyaan wartawan seputar waktu transisi kepemimpinan. Dia hanya menjawab akan memastikan semua program reformasi berjalan efektif. Pendiri Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu juga mengaku melupakan perselisihan dengan Mahathir pada masa lalu. “Saya tidak menyimpan dendam terhadap Mahathir. Kami telah menguburnya dan sekarang berdiri bersama untuk menyukseskan agenda reformasi,” tegas Anwar di luar rumahnya. Mahathir memiliki 10 program utama yang ditargetkan tercapai dalam 100 hari kerja, mayoritas merombak kebijakan kepala negara sebelumnya. Anwar menjelaskan, dirinya bukan meminta pengampunan untuk terbebas dari perbuatan salah, tapi dari penyelewengan kekuasaan yang juga disadari Sultan Muhammad V. Pembebasan Anwar dan kemenangan PH dari rezim Barisan Nasional (BN) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2018 merupakan sejarah baru bagi dunia politik Malaysia. BN tidak pernah kalah dalam enam dekade. Pemerintah Malaysia berniat memberantas kasus korupsi yang diduga sudah berjalan selama puluhan tahun. Selama konferensi pers, Anwar menegaskan tidak memiliki niat buruk atau dendam terhadap Najib Razak. Namun dia menuntut Najib memberikan jawaban yang jujur atas dakwaan perlakuan tidak adil terhadap rakyat. Najib kini dicekal untuk meninggalkan Malaysia menyusul akan dibukanya penyelidikan terhadap 1MDB. Liku-liku Politik Anwar Drama politik dan kasus hukum Anwar Ibrahim telah meng gemparkan dan mewarnai dunia politik Malaysia sejak 1990-an. Saat itu kariernya mencapai puncak sebelum akhir nya kembali jatuh. Dia bang kit dari reruntuhan kariernya dan bergabung dengan kubu oposisi yang sangat aktif mengkritik kebijakan pemerintah. Anwar mengawali popularitas nya pada 1970-an karena dikenal sangat keras menentang pemerintah selama aksi unjuk rasa atas krisis makanan di perdesaan. Dia sampai dijebloskan ke dalam penjara sebanyak tiga kali selama 20 bulan. Namun keputusannya bergabung dengan UMNO mengejutkan banyak orang. Ketika aktif berpolitik bersama UMNO, dia menarik perhatian Mahathir. Sebagai orator yang ulung, karier Anwar pun melejit. Dia mengepalai beragam kementerian, termasuk Kementerian Keuangan pada 1990. Pengangkatannya menjadi wakil PM membuka peluang mengantarkannya men jadi cikal bakal pemimpin Malaysia. Namun Anwar berselisih hebat dengan Mahathir mengenai langkah yang harus diambil Malaysia menghadapi krisis moneter Asia pada 1998. Dia mengusulkan reformasi dan penghentian korupsi dan nepotisme di UMNO. Let's block ads! (Why?) Sumber :https://international.sindonews.com/read/1306511/40/anwar-ibrahim-sambut-fajar-baru-untuk-malaysia-1526519573
Baru dibaca Terpopuler