Rabu, 22 Nopember 2017 | 19:53 WIB

Munchen Menatap Gelar Paling Bergengsi

Selasa, 19 Februari 2013 / life & style / antara

London, Inggris, investorpialang.com - Kegagalan Bayern Munchen untuk merengkuh trofi paling bergengsi di sepakbola antarklub Eropa sejak 2001, Liga Champions, meskipun tampil di dua babak final, terus membayangi klub raksasa Jerman itu.

Munchen, yang terakhir kalah pada 28 Oktober 2012, belum kebobolan satu gol pun pada 2013 dan telah memperlebar jarak 15 poin di posisi puncak Liga Jerman untuk kembali meraih juara, namun pelatih Jupp Heynckes mengetahui betul apa yang pemilik klub inginkan.

"Musim lalu, kami menjalani musim yang baik, namun dengan Munchen, jika kamu tidak memenangkan gelar, tentu itu tidak cukup," kata Heynckes, Senin waktu setempat, kepada pers melalui penerjemah, Senin, menjelang laga di babak 16 besar Liga Champion melawan Arsenal.

Heynckes sejak musim lalu menukangi Munchen dan pelatih Pep Guardiola akan menggantinya pada Juli.

Pelatih berusia 67 tahun itu, -yang merupakan mantan pemain nasional Jerman-, dan pernah memenangkan gelar Liga Champhion dengan Real Madrid pada 1998, memulai kiprahnya musim ini dengan cukup baik, setelah gagal memenangkan apapaun pada 2012.

Heynckes yang sadar, bagaimanapun, penampilan mengesankan Bayern, mengincar untuk menjungkalkan Arsenal yang tengah dilanda krisis kepercayaan diri.

"Dua tahun di Bayern Munchen tanpa sebuah gelar dan tentu anda haru melakukan sesuatu," katanya.

"Musim ini kami membuat beberapa perubahan, kami mengembangkan pertahanan dan apa yang paling penting buat saya adalah semua pemain telah belajar bahwa mereka harus bertahan dan menyerang. Setiap pemain adalah pemain bertahan dan juga penyerang," Kiper Manuel Neuer mengatakan kunci pertahanan luar biasa timnya musim ini -mereka baru kemasukan tujuh gol di 22 laga Bundesliga- adalah etos kerja mereka.

"Tim secara keseluruhan bertahan dengan baik. Ketika kami kehilangan bola, kami mencoba untuk mendapat itu kembali," kata Neuer kepada pers.

Heynckes mengatakan komitmen timnya untuk memenangkan trofi akan naik beberapa langkah ketika mereka melibas Arsenal.

Keinginan Nyata "Para pemain benar-benar memiliki motivasi dan rasa 'lapar' akan gelar juara menjadi faktor penting untuk terus melangkah," kata Heynckes.

"Kami telah memperlihatkan keinginan ini di liga dan Piala jerman, Anda harus mempunyai itu di level tinggi. Liga Champions spesial karena Anda bermain baik di level yang lebih tinggi," Heynckes, yang mengatakan keputusan mengenai masa depannya akan ditentukan di akhir musim, berbicara hati-hati dan tidak ingin terlalu detail tentang laga Selasa.

"Saya belum punya hasil seperti yang saya inginkan, naaun saya pikir kami memiliki kemampuan, jika kami bermain di puncak kemampuan kami untuk menang disini," Pelatih asal Jerman itu juga menambahkan Arsene Wenger, koleganya yang sedang dalam tekanan, sebaiknya diberikan keringanan.

Wenger dikritik karena membuat perubahan pemain dan akhirnya kalah dari tim Divisi Champhionship (kasta kedua) Blackburn Rovers di Piala FA, Sabtu, dan belum memberikan gelar bergengsi sejak 2005.

"Anda harus melihat bahwa Arsenal bersaing dengan tim seperti Chelsea, Manchester United dan Manchester City, dan saya melihat persaingan itu, selama beberapa tahun, mereka mennjual pemain-pemain terbaiknya," kata Heynckes.

"Tim-tim lain telah mendapatkan bintang dunia. Jika Anda harus berkompetisi dengan tim seperti itu, maka dari itu saya tidak berpikir bahwa adil untuk menyalahkan Wenger," tukasnya.

Dibaca : 570 kali
Baru dibaca Terpopuler