Minggu, 19 Nopember 2017 | 17:27 WIB

Olga Syahputra : " Tak Mau Bernasib Seperti Michael Jackson "

Olga Syahputra : " Tak Mau Bernasib Seperti Michael Jackson "
Kamis, 27 September 2012 / life & style / majalah pialang edisi 14

 

Kematian Raja Pop, Michael Jackson dalam konsisi bangkrut rupanya menjadi pelajaran bagi banyak artis di dunia. Ketika masih jaya, Michael yang pernah memiliki kekayaan Rp9,1 triliun itu rupanya dinyatakan bangkrut di akhir hayatnya. Olga Syahputra tidak ingin hal itu terjadi pada dirinya.
 
KINI presenter program musik Dahsyat itu sedang gencar-gencarnya berinvestasi. “Saat ini momentum ada di tangan saya. Apa yang dilakukan saat momentum itulah yang membedakannya,” ujarnya. Salah satu yang membuat Michael bangkrut menurutnya adalah gaya hidupnya yang boros, dan salah kelola aset yang telah dikumpulkan.
Menurut dia, kesuksesan di dunia hiburan tidak langgeng. Untuk itu, momentum kejayaan ini harus dikelola dengan berinvestasi. Olga percaya, setiap orang sukses atau produk yang sukses pasti dimulai dari momentum.
Olga memulainya dengan mendirikan restoran Jepang dan membeli berlian. Pertimbangannya, orang pasti butuh makan dan disitu ada keuntungan yang bisa diambil dan berlian nilainya pasti bertambah terus. Kedepannya, Olga ingin membuat kos-kosan. Dia sudah menyiapkan dana lebih dari Rp7 miliar untuk membeli lahan. Ide ini terpikirkan ketika suatu kali di bulan puasa, ia merasa kecapean akibat jadwal mentas. “Kerja saya gila banget. Saya merasa terpenjara. Tetapi mau bagaimana lagi karena sudah kontrak,” ujarnya. “Kepikiran, kayaknya enak punya kos-kosan. Biar nggak terlalu menggebu-gebu kerjanya, dan akhirnya mau nikmatin ketika tua,” katanya.
Memiliki kos-kosan menurut Olga akan memberikannya pasif income. Untuk itu, pada investasi kali ini dia tidak akan mengajak teman-temannya, seperti pada investasi di restoran yang dimodali dari dana patungan.
Rencananya, dia akan membangun kos-kosan di dekat rumahnya, di Kawasan Mampang. “Karena di depan rumah bisa gampang, aku bisa turun ngeliatin. Jadi berapa kamar dan kolam renangnya, terus ada berapa orangnya,” ujarnya.

 

Namun semua urusan investasi tidak dilakuknnya sendiri. Olga sadar bahwa kecerdasan finansial perlu dimiliki oleh siapa pun, termasuk artis yang bergelimang uang dan popularitas. Semua investasinya dikelola oleh manajernya, sementara ia fokus untuk mencari uang.
Selain investasi di sektor riil, Olga mengaku berminat untuk meluaskan portofolio investasinya. Salah satunya saham. Namun, dia mengakui investasi di saham lebih sulit karena butuh modal yang besar dan agak sulit. “Untuk main saham masih dipikirkan, karena sistemnya masih agak ribet. Butuh waktu untuk mempelajari kelebihan dan kekurangannya,” kata Pria kelahiran Jakarta, 8 Februari 1983.
Saat ini, presenter yang sedang naik daundan tarifnya paling mahal dan diantri banyak stasiun TV serta event organizer telah menanamkan modalnya dengan membuka restoran Takigawa di Karawaci dan Kemang bersama teman-teman artis. Artis berdarah minang dan Jawa tersebut juga berinvestasi berlian.
Sebagai artis yang memulai karir dari bawah, Olga tidak lupa dengan keluarga yang selalu mensupportnya. Adiknya ia biayai kuliah dan dimodali untuk buka butik di ITC Kuningan dengan memanfaatkan popularitasnya sebagai endorser.
Sedangkan ibunya dibelikan rumah untuk disewakan agar hasilnya bisa membantu kebutuhan hidup keluarga dan investasi di sektor properti nilainya semakin bertambah. “Saya nggak pernah lupa sama orang-orang yang disayangi, saya juga membagi kebahagiaan dengan memberikan modal kepada orang tua dan adik saya untuk mengelola bisnis,” tuturnya.

 

 

Dibaca : 6479 kali
Baru dibaca Terpopuler