Sabtu, 20 Januari 2018 | 19:55 WIB

Indonesia Destinasi Yang Populer

Senin, 28 Januari 2013 / life & style / antara

ShangHai, investorpialang.com - Manajer Umum Perusahaan perjalanan wisata Shanghai Qiangsheng International Travel Service Co, Ltd. Tang Shi Guo mengatakan Indonesia telah menjadi salah satu destinasi yang populer bagi wisatawan China.

"Indonesia semakin hari menjadi destinasi populer bagi wisatawan asal China, dengan berbagai atraksi dan paket yang semakin menarik seperti 'diving' dan 'hiking'," kata Tang Shi Guo menjawab ANTARA di Shanghai, Sabtu.

Tang Shi Guo mengakui hingga kini Bali masih menjadi daya tarik utama wisatawan China ke Indonesia. Namun sebenarnya banyak tempat lain di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi wisatawan China.

"Ya Bali memang masih menjadi daya tarik utama. Namun kami telah banyak pula mempromosikan destinasi lain di Indonesia kepada calon turis kami saat akan berkunjung ke Indonesia," kata Tang Shi Guo yang sudah beberapa kali ke Indonesia, utamanya Bali.

Ia mengatakan Indonesia memiliki banyak destinasi menarik untuk dikunjungi.

"Jika semua bisa dikelola dengan lebih baik, apalagi didukung akses yang memadai, infrastruktur yang bagus, maka Indonesia semakin menjadi daerah tujuan wisatawan yang populer," ujar Tang Shi Guo.

Ia menambahkan,"selain destinasi yang menarik, Indonesia juga memiliki keramahtamahan penduduknya. Ini menjadi salah satu faktor utama, untuk menarik dan membuat turis berlama-lama di suatu destinasi, dalam hal ini Indonesia. Saya mengalami sendiri keramahan masyarakat Indonesia,".

China pasar potensial Direktur Pencitraan Indonesia Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Esthy Reko Astuty mengatakan China merupakan pasar potensial yang kini sedang serius digarap.

"Pertama kita telah memiliki jalur penerbangan langsung antara Indonesia dan China, seperti Garuda Indonesia yang menerbangi Beijing-Jakarta, Shanghai-Jakara dan Guangzhou-Jakarta. Kemarin kita juga ada penerbangan 'charter' dan lainnya," ujarnya.

Tak hanya itu, Kemenparekraf juga terus mendorong daerah-daerah untuk memajukan potensi wisatanya dengan memberikan gambaran tentang pasar yang akan disasar, dan membantu membuat paket promosi sesuai keinginan pasar tersebut.

"Misalnya, kita beri tahu pada daerah-daerah tentang potensi pasar China, apa yang digemari wisatawan China, sehingga mereka bisa membuat paket yang sesuai antara potensi wisata yang dimiliki dengan keinginan turis asal China dimaksud, lalu kita bantu promosinya," tutur Esthy.

Indonesia pada 2013 mentargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebesar sembilan juta orang. Dari jumlah itu, sekitar 900.000 hingga satu juta turis ditargetkan berasal dari Negeri Panda, China. (ANTARA)

Dibaca : 220 kali
Baru dibaca Terpopuler