Rabu, 22 Nopember 2017 | 19:45 WIB

Kuliner Ala Paris Di Amuz

Kuliner Ala Paris Di Amuz
Jumat, 28 September 2012 / life & style / majalah pialang edisi 14
Kuliner Ala Paris Di Amuz
amuz
Terkait :

 


Resto Amuz ini memanjakan lidah penggemar masakan barat, khususnya Prancis. Bagi petualang kuliner, boleh dikatakan wajib hukumnya untuk datang mencicipi masakannya. Itung-itung bisa menjadi pelepas penasaran, bila belum sempat menyambangi Paris.

 

RESTO yang sering dipenuhi pebisnis ini masuk kelompok resto kelas atas. Ini juga sesuai dengan posisinya yang premium, di gedung The Energy lantai 2 SCBD lot 11A, Jalan Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta ini. Aura mewah dan elegan akan merasuki setiap orang yang pertama kali memasukinya. Ruangan yang didominasi dengan warna gelap tersebut memiliki interior yang unik dan beda dengan resto-resto lainnya. Beberapa ornamen yang digunakan berupa besi rangka layaknya besi yang digunakan pada menara Eiffel di Paris sana ada di Amuz.
Selain sebagai ornamen, rangka besi tersebut juga memiliki peran sebagai penyekat ruangan dan sebagai rak cantik untuk memamerkan wine dan aneka pernak-pernik lainnya. “Seperti yang bisa kita lihat saat ini, Amuz mengangkat konsep fine dining. Untuk ruangannya sendiri menggunakan aneka interior yang berkonsep chic ala Prancis,” tutur Mulatining Rahayu selaku Chief Marketing Communication Amuz.
Di dinding resto, ada sejumlah lukisan untuk menambah kesan dan ‘bau’ Eropa. Tak ketinggalan bulatan kristal berbentuk unik menggantung dipojok ruangan yang berfungsi sebagai hiasan plus pantulan lampu resto, sementara di pojok pojok dinding, kaca besar yang menampilkan suasana jalanan Ibukota semakin menambah kesan romantik bagi anda yang datang di malam hari.

 

Ruang resto dipenuhi dengan susunan meja dan kursi yang tersusun rapi. Meja bertaplak putih dan pilihan kursi berlapis busa atau sofa yang keduanya sama-sama dibalut kulit warna krem dan coklat gelap. Seperangkat alat makan dan piring bulat bertulis Amuz tersaji di atas meja. Amuz buka setiap hari Senin sampai dengan hari Sabtu. Sedangkan di hari Minggu dan hari besar lainnya libur. Untuk jam makan siang, Amuz buka antara jam 11.30 sampai 14.30 WIB mulai hari Senin hingga Jumat. Sedangkan di jam makan malam buka mulai jam 18.00 sampai 22.30 WIB, setiap hari Senin sampai hari Sabtu.
Kemewahan juga coba ditampilan dalam menu-menu yang eksklusif dan mahal. Patokan harganya cukup menguras bagi pemilik kantong yang pas-pasan. Untuk makanannya saja berkisar antara Rp 200-Rp 700 ribu. Sedangkan untuk minuman dan wine, dimulai dengan harga Rp 40 ribu sampai Rp3 juta. Menurut Chef Amuz yang didatangkan langsung dari Prancis, paling sedikitnya terdapat 30 jenis makanan yang dapat dipesan.
Antara lain, Grilled Wagyu Beef Tenderloin Grade 9+, Pan-Seared Diver Scallop & Light Creamed Baby Butter Lettuce, US Prime Beef Prepared in Two Ways, Pan-Seared Duck Liver Foie Gras, dan Warm Caramelized Baby Pine-apple merupakan beberapa menu signature dan andalannya Amuz. Sedangkan untuk minuman favoritnya adalah Berry Ice Tea, Martini Dry Vermounth, dan Martini Sweet Vermounth.  
Hidangan Amuz spesial karena mayoritas impor. Chef di sini juga memasak dengan hati, setiap tamu yang datang dianggap sebagai raja yang harus dilayani dengan makanan yang istimewa. Keseriusan itu diwujudkan dari mulai mengolah bahan dan selama proses pembuatannya, hingga hidangan siap disajikan. Tak lupa, garnish cantik ditambahkan terlebih dulu saat penyajian akhir hingga akhirnya hidangan nikmat dan cantik siap diantar ke meja pengunjung resto. 

 

 

Dibaca : 567 kali
Baru dibaca Terpopuler