Rabu, 21 Februari 2018 | 08:43 WIB

Arema Matangkan Strategi Redam Kejutan Persidafon

Senin, 07 Januari 2013 / life & style / antara

Malang, investorpialang.com - Arema Indonesia terus mematangkan strategi untuk meredam kejutan yang akan diperagakan para pemain Persidafon Dafonsoro dalam laga perdana kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Rabu (9/1).

Pelatih Arema Indonesia Rahmad Darmawan, Senin mengakui Persidafon Dafonsoro memiliki keunggulan, bahkan seringkali membuat kejutan dalam setiap laga, sehingga dirinya harus memiliki strategi yang wajib diterapkan anak asuhnya di lapangan.

"Motivasi para pemain Persidafon ini sangat tinggi, bahkan serangan baliknya yang sangat cepat juga harus diantisipasi agar tidak sampai menerobos jantung pertahanan. Sebelum masuk ke pertahanan, alur bola harus segera dipotong," katanya.

Rahmad Darmawan juga berharap, anak asuhnya mampu memotivasi diri dan bisa bermain lepas serta tidak meremehkan kekuatan lawan, sehingga target meraih poin penuh dalam laga perdana bisa terwujud.

Ia mengakui, Persidafon merupakan tim yang kuat, solid dan tangguh dengan sederet pemain berpengalaman dan memiliki jam terbang tinggi. Namun demikian, pihaknya tetap optimistis akan mampu menaklukkan Persidafon pada laga perdana tersebut.

Menurut dia, tim asal Jayapura itu memiliki perpaduan materi pemain muda dan pemain yang sudah malang melintang di dunia sepak bola serta kenyang pengalaman.

Di lini depan banyak diisi oleh pemain muda yang memiliki kecepatan, di lini tengah dan belakang juga diperkuat para pemain yang memiliki jam terbang tinggi, seperti Eduard Ivakdalam, Bejo Sugiantoro dan Marcelo Cirelli.

Bahkan, katanya, Persidafon punya pola permainan yang sering kali mengejutkan lawannya karena pemainnya mampu menerapkan sistem pertahanan yang baik serta pola serangan dengan passing yang akurat dari lini tengah.

"Pola-pola yang menjadi keunggulan Persidafon ini yang harus kami redam agar mereka (pemain) tidak sampai menembus jantung pertahanan anak-anak (Arema)," ujarnya. (ANTARA)

Dibaca : 632 kali
Baru dibaca Terpopuler