Sabtu, 20 Januari 2018 | 08:39 WIB

Permintaan Emas Global Turun ke Terendah Empat Tahun

Sabtu, 17 Agustus 2013 / sectoral / antara

Mumbai, investorpialang.com - Permintaan global untuk emas jatuh ke terendah empat tahun pada kuartal kedua, meskipun terjadi lonjakan permintaan dari India dan China karena harga logam menjadi lebih murah, Dewan Emas Dunia (WGC) mengatakan Kamis.

Permintaan emas turun 12 persen menjadi 856,3 ton, dari 974,3 ton setahun sebelumnya, karena investor meninggalkan reksadana emas dan bank-bank sentral mengurangi pembelian mereka, kata laporan tersebut.

Tetapi India dan China, negara-negara konsumen emas utama dunia, memperlihatkan lonjakan permintaan karena harga global turun di tengah kekhawatiran pengurangan stimulus AS lebih cepat dari perkiraan karena perekonomian Amerika pulih.

Harga emas global turun sekitar seperlima tahun ini mendekati terendah tiga tahun 1.180,71 dolar AS per ounce pada Juni.

"Beberapa investor melihat alasan utama mereka untuk mencari 'safe haven' (tempat yang aman) di emas memudar," kata laporan itu.

Hal ini mengakibatkan penurunan 400 ton dalam dana-dana investasi berbasis emas di kuartal kedua 2013, setelah harga emas internasional turun tajam tahun ini.

Dalam hal nilai, permintaan emas di kuartal April-Juni turun 23 persen menjadi 39 miliar dolar AS, karena harga emas internasional merosot.

Pembelian emas oleh bank-bank sentral global juga berkurang, turun 57 persen tahun-ke-tahun menjadi 71,1 ton, kata dewan.

Tetapi India, pembeli terbesar emas, menunjukkan lompatan 71 persen dalam permintaan menjadi 310 ton -- tingkat tertinggi dalam satu dekade. Dan permintaan emas China melonjak 87 persen menjadi 257,5 ton karena emas menjadi lebih murah.

India dan China mendominasi panggung global, menguasai 60 persen dari permintaan perhiasan, dewan mengatakan.

India membeli lebih banyak emas meskipun pemerintah mereka menaikkan bea impor emas tiga kali pada tahun ini untuk mencoba mempersempit rekor defisit perdagangan dan menstabilkan depresiasi tajam rupee.

Emas sangat populer di India, terutama selama festival keagamaan dan musim pernikahan, dan merupakan kontributor terbesar kedua setelah minyak terhadap defisit transaksi berjalan -- ukuran terluas dari perdagangan.

Marcus Grubb, direktur pengelola (investasi) di WGC, mengatakan kuartal kedua memperlihatkan "sebuah penyeimbangan kembali di pasar" di tengah penjualan investasi dan kenaikan tajam permintaan untuk emas batangan, koin dan perhiasan.

Dibaca : 583 kali
Baru dibaca Terpopuler