Sabtu, 20 Januari 2018 | 20:16 WIB

Mebel Cirebon Berbahan Kayu Mahoni Semakin Diminati

Senin, 10 Juni 2013 / sectoral / antara

Cirebon, investorpialang.com - Para perajin mebel berbahan kayu mahoni asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengaku produksi mereka semakin diminati pasar lokal dan ekspor.

Nurwenti salah seorang perajin mebel di Desa Sarabau Kecamatan Plered, kabupaten Cirebon , Minggu, mengatakan, mebel berbahan mahoni semakin diminati pasar baik permintaan lokal maupun ekspor seperti Jepang dan Singapura.

Serat dan kekuatan kayu mahoni, kata dia, mampu bersaing dengan mebel berbahan jati, sehingga pesanan terus berdatangan selain itu harga bahan baku terjangkau.

"Pesanan mebel mahoni untuk pasar lokal didominasi variasi warna, sedangkan permintaan Jepang motifnya minimalis dengan perpaduan natural, model klasik diminati oleh konsumen Belanda,"katanya.

Dikatakan Murdianto perajin mebel lain, mebel berbahan mahoni semakin diminati oleh konsumen, sehingga para perajin terus memproduksi mebel tersebut, meski sebagian mempertahankan mebel kayu jati.

Harga mebel berbahan kayu mahoni, kata dia, cukup tinggi sehingga menguntungkan bagi perajin karena pasokan bahan baku masih mudah dibandingkan kayu jati.

Keunggulan mebel mahoni corak dan serat kayu natural sehingga mampu tembus pasar ekspor seperti Jepang, Singapura, Belanda dan Spayol.

Menurut dia, mebel berbahan kayu asal Kabupaten Cirebon mulai diminati pasar ekspor Eropa seperti Jerman, Belanda dan Itali, membangkitkan kembali usaha kerajinan mebel lokal.

Ketua Asosiasi Mebel Rotan dan Kayu Indonesia (AMKRI) Sunoto menuturkan, perajin mebel berbahan rotan dan kayu di Cirebon harus memperhatikan desain sesuai permintaan pasar, seperti mininalis diminati konsumen Jepang, klasik untuk Eropa.

"Jangan memaksakan produksi jika desain mebel rotan dan kayu tidak diminati pasar, karena persaingan dengan negara pemasok lain cukup tinggi, butuh kretivitas perajin supaya mereka tetap diperhitungankan pasar dunia,"katanya.

Dibaca : 591 kali