Sabtu, 20 Januari 2018 | 08:41 WIB

Pertumbuhan Industri Riset Pasar Indonesia Penuh Tantangan

Kamis, 22 Agustus 2013 / sectoral / antara

Jakarta, investorpialang.com - Perusahaan riset global yang berlokasi di Indonesia, Kadence International menyebutkan hingga QIII/2013 pertumbuhan industri 'market research' di Indonesia penuh tantangan.

"Bahkan industri pasar tersebut pada tahun-tahun mendatang akan tetap menjadi pasar yang menjanjikan. Di Indonesia, industri 'market research' berkembang dinamis," ujar Managing Director Kadence International Indonesia Vivek Thomas dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, hal ini terlihat dengan kian banyaknya perusahaan-perusahaan riset baru yang bermunculan, termasuk bertambahnya sejumlah perusahaan riset global yang masuk Indonesia.

Vivek menjelaskan, pada 2008 terdapat sekitar 25 perusahaan yang bergerak di bidang riset pemasaran di Indonesia, mulai dari perusahaan multinasional hingga perusahaan riset pemasaran lokal berskala kecil.

Saat ini, diperkirakan terdapat 40 perusahaan 'market research', baik yang berskala besar maupun kecil, lokal maupun multinasional.

"Kenaikan jumlah perusahaan ini menunjukkan bahwa industri market research di Indonesia dinilai cukup menjanjikan dan kompetitif, sejalan dengan pertumbuhan industri lainnya, " tuturnya.

Menurut dia, industri market research di Indonesia menempati urutan ke-28 di dunia dengan CAGR (Compound Annual Growth Rate / Tingkat Pertumbuhan Majemuk Tahunan) sebesar 18 persen.

Sementara GDP (Gross Domestic Product) Indonesia, ucapnya, menempati posisi ke-16 dunia dengan CAGR diperkirakan akan sebesar 15 persen pada 2015, ucapnya.

"Dengan tingkat pertumbuhan CAGR yang lebih tinggi, dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, di tingkat dunia, ranking industri market research dapat menyamai ranking PDB (Gross Domestik Bruto/ GDP Indonesia," ujarnya.

Ia mengatakan, sejumlah perusahaan market research juga ada yang terlibat dengan survei politik, mengingat luasnya wilayah teritorial Indonesia dengan penerapan sistem sistem pemerintahan otonomi daerah, Pilkada menjadi agenda rutin yang dilakukan di seluruh wilayah di Indonesia.

Menurut dia, secara tidak langsung menjadi pasar yang menjanjikan bagi para lembaga survey politik dalam negeri, ditambah lagi tahun depan Indonesia akan mengadakan pemilihan presiden. Lembaga survey biasanya akan menerima banyak tawaran dalam mengusung penilaian masyarakat terhadap partai maupun kandidat calon presiden.

"Hal ini akan menjadi waktu yang menjanjikan bagi para pelaku industri market research khususnya yang bergerak di bidang survey politik," ujarnya.

Perkembangan industri dan pangsa pasar market research di tanah air, lanjut dia juga diimbangi oleh perkembangan metode riset.

"Perusahaan-perusahaan market research semakin memaksimalkan penggunaan teknologi seperti eye tracker, brain map, dan face recognition sebagai bagian inovasi dalam metode riset. Hasilnya, jika dulu hasil riset baru bisa didapat minimal dalam enam minggu, sekarang keseluruhan hasil riset beserta rekomendasi dapat diberikan hanya dalam hitungan hari saja," jelasnya.

Menurut dia, perkembangan ini juga tidak luput dalam memberi tantangan. Beberapa perusahaan telah melihat market research sebagai bagian dari kebutuhan. Namun ada juga yang masih beranggapan bahwa market research bukanlah prioritas, dengan alasan perusahaan telah memahami pasar dengan baik.

Padahal riset diperlukan hampir di semua pengambilan keputusan aktifitas sebuah brand. Selain itu, dengan banyaknya perusahaan global datang ke Indonesia, kompetisi dalam berbagai sektor industri juga mengalami peningkatan.

Vivek juga melihat bahwa salah satu tantangan dalam industri market research di Indonesia adalah belum cukupnya Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang berkualitas.

"Belum maksimalnya pemahaman masyarakat mengenai industri ini menyebabkan belum banyak orang menjadikan market research sebagai industri pilihan untuk bekerja. Diharapkan ke depan dengan semakin majunya industri market research di tanah air, kebutuhan akan sumber daya manusia lokal yang berkualitas juga akan terpenuhi," ucapnya.

Dibaca : 888 kali
Baru dibaca Terpopuler