Senin, 20 Nopember 2017 | 11:02 WIB

Minyak Naik Pada Perdagangan Asia

Selasa, 26 Agustus 2013 / sectoral / antara

Singapura, investorpialang.com - Harga minyak naik di perdagangan Asia Senin karena data perumahan AS yang mengecewakan harapan akibat rencana pengurangan stimulus oleh Federal Reserve.

Kontrak utama New York, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober, naik 36 sen menjadi 106,78 dolar dalam pertengahan perdagangan pagi dan minyak mentah Brent Laut Utara untuk penyerahan Oktober naik sembilan sen ke posisi 111,13 dolar.

Data perumahan AS yang dirilis pada Jumat menunjukkan penjualan rumah baru Juli mencapai 394.000, turun dari Juni direvisi 455.000.

Pada Juni jumlah awalnya dilaporkan pada tertinggi lima tahun 497.000, yang dipicu kepercayaan bahwa para pembeli rumah di mana terbebani oleh suku bunga KPR yang lebih tinggi.

"Ada indikasi bahwa tingkat yang lebih tinggi pada dua atau tiga bulan terakhir mungkin sudah meredam pasar perumahan," kata Ric Spooner, analis pasar utama pada CMC Markets di Sydney.

Komite Pasar terbuka Federal yang menetapkan kebijakan Fed sebelumnya mengindikasikan pihaknya akan mulai mengurangi program pembelian obligasi senilai 85 miliar dolar per bulan, mulai awal September jika perekonomian terus membaik.

"Dalam data penjualan rumah, mungkin ada kekhawatiran dari Fed untuk menunggu sementara," kata Spooner.

Ketidakstabilan di Timur Tengah juga terus mendukung harga minyak di tengah krisis politik di Mesir dan tuduhan bahwa pasukan Suriah menggunakan senjata berbahan kimia terhadap warga sipil.

Dibaca : 625 kali
Baru dibaca Terpopuler