Minggu, 27 Mei 2018 | 20:47 WIB

Harga Batubara 2013 Belum Naik Signifikan

Rabu, 21 Nopember 2012 / sectoral / antara

Kuta, Bali, investorpialang.com - Harga batu bara pada 2013 diproyeksi akan membaik dari tahun ini namun kenaikannya belum terlalu signifikan, kata analis batu bara Dr Maydin Sipayung.

"Proyeksi harga tahun depan ada di kisaran 90-95 dolar per ton. Naik sedikit dibandingkan saat ini 80-85 dolar AS per ton," kata Managing Director PT Coalindo Energy dan Indonesia Coal Index (ICI) itu pada Pertemuan Bisnis Produsen dan Pembeli Batu Bara di Kuta, Selasa.

Menurut Maydin, harga batu bara pada 2013 mulai naik karena negara-negara industri Eropa dan Amerika Serikat mulai pulih dari krisis.

Namun kenaikannya belum dapat menyamai tingkat harga tertinggi pada Januari 2012 yang sempat menyentuh 120 dolar per ton.

Apalagi kondisi makro ekonomi China dan India juga masih belum kondusif sehingga memengaruhi permintaan dari kedua negara tersebut, katanya.

Maydin memprediksikan harga bisa kembali menembus 100 dolar AS per ton pada tahun 2014. "Saat itu ekonomi dunia sudah jauh lebih baik ketimbang saat ini. Harga batu bara pada 2014 diprediksi bisa mencapai 110 dolar AS per ton, " katanya.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu Bara Kementerian ESDM, Edi Prasodjo optimistis kegiatan usaha pertambangan batu bara pada 2013 tetap marak meskipun harga sekarang jauh lebih rendah ketimbang awal 2012.

"Permintaan pasar terutama dari China, Malaysia, India Korea Selatan, Taiwan dan Jepang tetap meningkat pada tahun depan. Hal itu diharapkan mampu mendorong produksi dan harga," katanya.

Edi Prasodjo mengatakan produksi batu bara nasional per Oktober 2012 mencapai 310 ton. Dari jumlah itu sekitar 225 ton diekspor dan sisanya untuk memenuhi kebutuhan domestik. (ANTARA)

Dibaca : 6215 kali
Baru dibaca Terpopuler