Minggu, 22 April 2018 | 11:24 WIB

Tiran Group Bangun Pabrik Gula Di Sultra

Rabu, 03 Oktober 2012 / sectoral / antara

Kendari, 3/10 - PT Tiran Group lebih serius melakukan investasi di Sulawesi Tenggara dengan cara membangun pabrik gula di daerah itu, tepatnya di Kabupaten Konawe Selatan.

Direktur PT Tiran Group, Amran Sulaiman, di Kendari, Rabu, mengatakan, pihaknya akan membangun dua unit pabrik gula dengan total investasi mencapai Rp4 triliun.

"Kami tidak main-main untuk berinvestasi di daerah ini. Dan kami sudah menunjukan keseriusan dengan membebaskan lahan penanaman tebu sebagai pendukung pembangunan pabrik tersebut," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah memiliki izin hak guna lahan seluas 40 ribu hektare dan ditambah lahan warga seluas 20 ribu hektare yang akan dikelola sistem plasma.

"Untuk sementara kami baru melakukan pembebasan lahan seluas 7.000 hektare, sehingga kami butuhkan pembebasan 3.000 hektare lagi setelah itu dilakukan peletakan batu pertama pembangunan pabrik gula tersebut," katanya.

Menurutnya, dalam membebaskan lahan seluas 7.000 hektare tersebut, pihaknya hanya membutuhkan waktu lima bulan sehingga mengaku paling cepat melakukan pembebasan lahan.

"Saya yakin, dengan dukungan semua pihak, baik masyarakat Konawe Selatan, aparat pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, Desa dan camat serta pemerintah Provinsi Sultra, maka sebelum akhir tahun ini, kita akan mulai peletakan batu pertama pembangunan pabrik," katanya.

Ia menjelaskan, kalau dua pabrik tersebut sudah beroperasi, maka akan memproduksi gula sekitar 200 ribu ton per tahun, dan itu akan mampu mensuplai kebutuhan gula Indonesia Timur.

"Kebutuhan gula Indonesia Timur sekitar 240 ribu ton, 200 ribu ton akan kita penuhi, selebihnya nantinya akan dipenuhi oleh pabrik gula dari Bone, Caming, Takalar dan Gorontalo, karena total kemampun produksi ke-4 pabrik tersebut hanya 40 ribu ton per tahun." Menurutnya, kehadiran pabrik gula itu nantinya akan mengurangi jumlah pengangguran di Konawe Selatan karena akan merekrut tenaga kerja lokal. (ANTARA)

Dibaca : 655 kali
Baru dibaca Terpopuler