Kamis, 26 April 2018 | 03:20 WIB

BI Tetap Layani Penukaran Saat Cuti Bersama

Selasa, 30 Juli 2013 / sectoral / antara

Mataram, investorpialang.com - Asisten Direktur Bank Indonesia (BI) Nusa Tenggara Barat (NTB) Kamaruddin Nur mengatakan bahwa BI tetap memberikan pelayanan penukaran uang besar dan kecil pada saat cuti bersama sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat.

"Saat cuti bersama tanggal 5 dan 6 Juli 2013, BI tetap melayani penukaran uang pecahan baik pecahan besar Rp50 ribu dan Rp20 ribu maupun pecahan kecil Rp10 ribu ke bawah," katanya di kantornya di Mataram, Senin.

Menurutnya, pelayanan penukaran uang pada saat cuti bersama ini menjadi salah satu bentuk komitmen BI dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami juga melihat rentan waktu Idul Fitri masih ada, sehingga kami memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum menukarkan uangnya," katanya.

Dikatakannya selain membuka pelayanan pada saat cuti bersama, BI juga memberikan pelayanan penukaran uang dengan sistem kas keliling melalui dua unit mobil kas keling yang telah dioperasionalkan sebagai pusat pelayanan penukaran uang untuk seluruh warga di NTB.

"Sasaran utama dari mobil kas keliling ini dalah masyarakat menengah ke bawah, sehingga dua unit mobil fokus berhenti di pasar-pasar tradisional mulai Pulau Lombok hingga ke Pulau Sumbawa," katanya.

Dia mengatakan bahwa sambil berkeliling, Tim BI yang ada di mobil keliling memberikan sosialisasi melalui pengeras suara kepada masyarakat bahwa mobil tersebut memberikan pelayanan penukaran uang pecahan.

"Hal ini dimaksudkan untuk mendekatkan pelayanaan, sehingga masyarakat tidak antre panjang di BI dan tentunya menghemat biaya transportasi," katanya.

Kamaruddin mengatakan jumlah uang yang ditukar pada mobil kas keliling ini sangat bervariasi.

"Kadang pada satu pasar kas yang disediakan habis, namun ada juga di titik pasar lain kas banyak balik. Jumlahnya tidak bisa kami prediksi," katanya.

Sejauh ini, kata dia, dua mobil kas keliling yang dioperasikan itu difokuskan untuk pelayanan di pasar, sedangkan pelayanan di pusat-pusat keramaian seperti mol dan pusat perbelanjaan lainnya belum ada.

"Tidak menutup kemungkinan jika, kami dibutuhkan kami akan berhenti di sana," katanya.

Total dana yang disiapkan untuk melayani penukaran uang pecahan dalam bulan Ramadhan 1434 hijriyah hampir sebesar Rp964 miliar.

"Jumah itu masih kita prediksi termasuk kebutuhan untuk perbankkan, artinya persediaan kita masih jauh lebih besar," katanya.

Dibaca : 680 kali
Baru dibaca Terpopuler