Kamis, 26 April 2018 | 03:24 WIB

Kampar Buat Terobosan Kembangkan Pasar Syariah

Senin, 01 Juli 2013 / sectoral / antara

Bangkinang, investorpialang.com - Pengusaha swasta di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, membuat terobosan dengan membangun, menyewakan dan mengoperasikan pasar dengan konsep syariah di Kecamatan Siak Hulu dalam memberikan kesempatan berusaha bagi warga setempat dengan transaksi sesuai tuntunan agama.

"Dipasar ini tidak ada sistem riba dalam pinjaman, tidak menjual barang-barang mengandung alkohol dan dilarang agama, sistem perdagangan secara Islami dan yang terpenting pada saat adzan pedagang melaksanakan shalat tepat waktu dengan menghentikan transaksi sementara waktu," kata Bupati Kampar H. Jefry Noer di Bangkinang, saat meninjau pasar tersebut, Minggu.

Pasar yang dibangun oleh pengusaha lokal tersebut terdiri dari 300-an kios dan telah selesai dibangun serta mulai ditempati oleh perajin, pedagang, dagang serta usaha kuliner yang mengutamakan makanan lokal disamping makanan dari berbagai daerah yang sudah populer.

Bupati telah mengingatkan kepada pengusaha yang membangun pasar tersebut agar menerapkan harga sewa yang terjangkau dan bagi penyewa tidak dipatok membayar tahunan. Kalau memang modal mereka kecil bisa saja membayar per enam bulan, perbulan atau bahkan perminggu agar modal usaha tidak tersedot untuk sewa tempat.

Sejauh ini animo warga untuk menyewa tempat itu sangat tinggi terbukti dari telah terisinya sebagian kios.

"Saya berkeinginan agar pasar ini bisa menjadi sentra perajin yang menghasilkan berbagai produk dan langsung dipasarkan, apalagi lokasi pasar berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru," ujar bupati yang dikenal memiliki program-program merakyat yang diikuti dengan aksi nyata itu.

Dilokasi pasar juga sudah dibangun sarana ibadah yang nyaman dilengkapi pendingin ruangan serta tempat wudhu yang bersih. Aktivitas pasar juga berjalan pada malam hari terutama untuk usaha kerajinan, sablon dan bordir.

Bupati didampingi istri Hj Eva Juliana Jefry, menyambangi penjahit yang dengan tekun mengerjakan pesanan agar selesai tepat waktu.

Bupati menyambangi kios sablon dan melihat pekerja dengan tekun menyelesaikan pesanan. "Lagi mengerjakan apa nih," yang dijawab pekerja menyelesaikan pesanan. Istri bupati kemudian menimpali apakah pesanan pakaian seragam tim basket dan diiyakan oleh si penjahit.

Istri bupati menjelaskan bahwa ada pesanan dari tim basket dari Johor Malaysia yang dikerjakan oleh penjahit di pasar syariah itu. "Saya senang ternyata ada kenalan dari pemberi order penjahit di sini dan akhirnya memercayakan pakaian tim basket negara bagian Malaysia itu," ujar Eva dengan perasaan bangga.

Bupati selanjutnya mendatangi penjahit lain yang sedang mengerjakan pakaian olahraga anak sekolah dan memberikan apresiasi atas ketekunannya.

"Kita memang bertekad menzerokan kemiskinan di akhir 2014 dan dengan tekunnya warga berusaha tentu program itu bisa tercapai," ujarnya.

Dibaca : 599 kali
Baru dibaca Terpopuler