Minggu, 27 Mei 2018 | 20:52 WIB

OJK Gelar Workshop Perlindungan Konsumen di Medan Untuk Tingkatkan Kapasitas Lembaga Jasa Keuangan

Selasa, 31 Maret 2015 / sectoral / investor pialang

IPNEWS - Sebagai upaya untuk meningkat kapasitas Lembaga Jasa Keuangan dalam memberikan perlindungan kepada konsumen dan masyarakat pada tanggal 17 s.d. 19 Maret 2015 di Medan, OJK menyelenggarakan workshop Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan yang diikuti oleh sejumlah bank, perusahaan asuransi, perusahaan pembiayaan, perusahaan sekuritas, dana pensiun dan perusahaan penjaminan yang berkantor di Medan dan sekitarnya.

Kegiatan ini terus dilakukan OJK untuk meningkatkan kapasitas Lembaga Jasa Keuangan dalam melayani setiap keluhan atau pengaduan yang disampaikan konsumen agar dapat segera ditangani secara profesional dan bertanggung jawab. Respon yang cepat dan tanggap dari Lembaga Jasa Keuangan akan memberikan keyakinan kepada konsumen atas keamanan dananya, sekaligus menumbuhkan loyalitas kepada Lembaga Jasa Keuangan.

Terlebih isu perlindungan konsumen saat ini tengah mengemuka dengan banyaknya kejadian pembobolan rekening simpanan maupun kartu kredit nasabah beberapa bank.  Selain itu, masalah pengaduan mengenai sulitnya pencairan klaim asuransi dan penarikan barang jaminan pembiayaan secara tidak manusiawi juga masih terjadi di beberapa daerah.

Belum lagi kembali maraknya tawaran investasi ilegal oleh sejumlah pihak yang cepat atau lambat pasti akan merugikan masyarakat banyak. Kejadian-kejadian tersebut dapat merusak reputasi lembaga jasa keuangan secara umum karena runtuhnya kepercayaan masyarakat.

Acara dibuka oleh Kusumaningtuti S. Soetiono, Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, yang dalam  sambutannya menyebutkan bahwa perlindungan konsumen dan masyarakat bukan sekedar meliputi aspek pemberdayaan konsumen dan masyarakat, namun juga perlu mencakup peningkatan kapasitas Lembaga Jasa Keuangan dalam melindungi konsumen dan masyarakat melalui penanganan pengaduan dan penyelesaian sengketa yang responsif, cepat, profesional dan bertanggung jawab.

Medan dipilih sebagai salah satu kota tempat dilaksanakannya workshop karena berdasarkan layanan konsumen pengaduan di wilayah Sumatera Utara menduduki 5 (lima) besar pengaduan secara nasional, yaitu sebanyak 194 pengaduan.

Dalam aspek pemberdayaan konsumen dan masyarakat melalui edukasi keuangan dan pengenalan produk dan layanan keuangan, pada tanggal 17 Maret 2015 OJK juga akan menyelenggarakan kegiatan Regulator Mengajar di SMP 1 Harapan Medan, yang dilakukan langsung oleh Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen.

Edukasi keuangan untuk siswa SMP tersebut sesuai dengan Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia yang menargetkan untuk memberdayakan dan meningkatkan literasi keuangan anak sekolah, sekaligus tindak lanjut dari peluncuran Buku Edukasi Keuangan untuk siswa SMP “Mengenal OJK dan Industri Jasa Keuangan” yang telah diluncurkan oleh OJK bersama Kementerian Pendidikan Dasar, Menengah dan Kebudayaan tanggal 23 Februari 2015 yang lalu di Jakarta.

Khusus untuk pelaku usaha UMKM, pada Triwulan 3/2015 OJK telah merencanakan penyelenggaraan Pasar Keuangan Rakyat di Medan. Kegiatan tersebut nantinya akan disinergikan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Medan sehingga tujuan dari Pasar Keuangan Rakyat untuk memperkenalkan produk dan layanan keuangan mikro kepada pelaku usaha UMKM pada khususnya dan masyarakat umum pada umumnya dapat tercapai.

Dibaca : 536 kali