Senin, 20 Nopember 2017 | 11:03 WIB

Jamsostek Jajaki Tiga Perusahaan Obligasi

Sabtu, 23 Nopember 2012 / derivative / antara

Palembang, investorpialang.com - PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja menjajaki tiga perusahaan obligasi hingga akhir tahun 2012 untuk menginvestasikan dana pengelolaan sebesar Rp2 triliun, kata Direktur Utama PT Jamsostek Evlyn G Massasya.

"Nama perusahaannya belum bisa disebutkan karena masih dalam penjajagan, tapi diupayakan sebelum akhir tahun sudah ada kesepakatan," kata Evlyn seusai menjadi pembicara pada Rapat Kerja Nasional ke-23 Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) ke-23 di Palembang, Kamis.

Selain menjajaki obligasi, PT Jamsostek juga mengamati peluang investasi lainnya dengan meninjau pasar lama yang sudah mapan dan pasar baru yang mulai berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

"Jamsostek sendiri menargetkan mendapatkan lahan investasi baru sebesar Rp20 triliun pada 2013 dan dana investasi sendiri yang harus dikelola mencapai Rp165 triliun," ujarnya.

Ia menerangkan sementara ini, PT Jamsostek berinvestasi pada obligasi sebesar 11,4 persen, obligasi 43 persen, saham 22 persen, deposito berjangka 28 persen, reksadana 8 persen, dan sisanya di bidang usaha properti dan lainnya.

"Aset PT Jamsostek sendiri hingga Oktober 2012 tercatat Rp130 triliun yang meliputi aset pasif sebesar Rp11,4 triliun, sedangkan dana kelolaan diprediksi menembus Rp132 triliun hingga akhir tahun karena pada November telah mencapai Rp130 triliun.

PT Jamsostek membagi dana investasi dalam dua golongan, yakni dana jaminan hari tua (JHT) dan dana non JHT. Investasi dana JHT mengacu pada peraturan dan perundang-undangan, artinya lebih banyak ditempatkan pada instrumen investasi yang berisiko kecil, prudent (hati-hati), dan berjangka panjang.

Sementara dana non JHT ditempatkan di program-program yang bisa menghasilkan keuntungan lebih baik dalam jangka pendek, meski dengan risiko yang mungkin lebih besar.

Dari total dana investasi yang ditargetkan pada 2012 ini sebesar Rp 125,732 triliun, terdiri dari sebanyak Rp 111,311 triliun berasal dari dana JHT dan Rp14,42 triliun terhimpun dari dana non JHT. (ANTARA) 

Dibaca : 809 kali
Baru dibaca Terpopuler