Minggu, 27 Mei 2018 | 20:47 WIB

Potensi Investor Reksadana di Indonesia Masih Besar

Selasa, 24 April 2012 / derivative / st06

 

Pialang News - Potensi investor reksa dana sangat besar di Indonesia. Hal itu mengingat jumlah investor reksa dana yang baru 475.242 per Maret 2012.
 
"Jumlah investor reksa dana di Indonesia sebesar 475.242 per Maret 2012, dan jumlah ini masih kecil dibandingkan jumlah penduduk Indonesia," ujar Ketua Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI), Abiprayadi Riyanto, saat ditemui wartawan di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/4).
 
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya memiliki impian seperti pengembangan reksa dana di Amerika Serikat. Dimana dari 10 kepala keluarga (KK), delapan kepala keluarga memiliki reksa dana. Para pelaku industri reksa dana pun membuat produk investasi di reksa dana semakin murah agar dapat dijangkau oleh semua pihak. 
 
"Reksa dana dibuat semakin murah. Orang bisa mulai Rp500 ribu lalu nanti tiap bulan setor Rp100 ribu," kata Abiprayadi.
 
Adapun terkait dana kelolaan reksa dana hingga Maret 2012, dana kelolaan reksa dana campuran masih mencatatkan dana kelolaan yang tinggi menjadi Rp34,52 triliun per Maret 2012 dari tahun 2011 Rp21,71 triliun.
 
"Tahun lalu obligasi kasih yield bagus mainly karena antisipasi investment grade jadi orang-orang rata-rata melihat ada potensi bagus investment grade. Tahun 2011 kasih return bagus mencapai 12%-20%, momen 2011 ini masih menjadi motivasi daya tarik investor untuk masuk reksa dana campuran," tutur Abiprayadi.
 
Dana kelolaan reksa dana saham mencapai Rp58,62 triliun per 30 Maret 2012 dari tahun 2011 Rp61,35 triliun. Reksa dana ETF-equity fund sebesar Rp53,24 miliar per 30 Maret 2012 dari tahun 2011 sebesar Rp34,53 miliar. Reksa dana ETF-Fund Income Fund sebesar Rp597,96 miliar pada 30 Maret 2012 dari tahun 2011 sebesar Rp531,40 miliar.
 
Reksa dana pendapatan tetap sebesar Rp42,50 triliun per 30 Maret 2012 dari tahun 2011 sebesar Rp28,92 triliun, reksa dana indeks sebesar Rp285,60 miliar pada 30 Maret 2012 dari tahun 2011 sebesar Rp239,96 miliar.
 
Sementara itu, reksa dana pasar uang sebesar Rp11,91 triliun pada 30 Maret 2012 dari tahun sebelumnya Rp9,83 triliun, reksa dana terproteksi sebesar Rp40,64 triliun pada 30 Maret 2012 dari tahun 2011 Rp41,83 triliun, sedangkan reksa dana syariah sebesar Rp3,98 triliun pada 30 Maret 2012 dari tahun 2011 sebesar Rp3,76 triliun. 
 
Total dana kelolaan reksa dana mencapai Rp193,13 triliun per 30 Maret 2012 dari tahun 2011 Rp168,23 triliun.
Dibaca : 802 kali