Sabtu, 20 Januari 2018 | 20:12 WIB

Ekspor Nonmigas Banten Mei Naik 6,86 Persen

Rabu, 03 Juli 2013 / macro / antara

Serang, investorpialang.com - Nilai ekspor nonmigas Banten Mei 2013 mengalami peningkatan 6,86 persen dibandingkan bulan sebelumnya dari 830,01 juta dolar AS menjadi 886,91 juta dolar AS, sedangkan dibanding ekspor Mei 2012 naik 2,68 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten Syech Suhaimi di Serang, Selasa, mengatakan nilai ekspor nonmigas terbesar pada Mei 2013 berasal dari golongan barang alas kaki yaitu mencapai 238,68 juta dolar AS, disusul bahan kimia organik 78,08 juta dolar AS.

Ia menjelaskan peningkatan nilai ekspor nonmigas pada Mei 2013 diduga terpengaruh oleh depresiasi rupiah terhadap dolar AS, sementara untuk komoditi nonmigas ditambah pula dengan pengaruh dari penurunan komoditi ini secara agregat di pasar perdagangan internasional.

"Ekspor nonmigas dalam satu bulan ke depan agak sulit diprediksi mengingat ada kecenderungan peningkatan harga secara agregat di pasar perdagangan internasional sementara di sisi lain kurs rupiah terhadap dolar AS kembali mengalami depresiasi dan relatif tidak stabil," katanya.

Ekspor nonmigas untuk sepuluh golongan barang utama pada Mei 2013 mencapai 652,59 juta dolar AS, sementara untuk golongan barang lain senilai 234,33 juta dolar AS.

Suhaimi mengatakan ekspor nonmigas terbesar berasal dari golongan barang alas kaki yaitu mencapai 238,68 juta dolar AS, disusul bahan kimia organik 78,08 juta dolar AS.

Enam dari sepuluh golongan barang ekspor nonmigas utama pada Mei 2013 mengalami peningkatan nilai ekspor, kecuali tembaga, mesin-mesin / pesawat mekanik, karet dan barang dari karet dan kertas/karton.

Peningkatan ekspor nonmigas tertinggi berasal dari alas kaki, yaitu 28,40 juta dolar AS, disusul bahan kimia organik naik 14,78 juta dolar AS.

Lebih lanjut, golongan barang ekspor nonmigas yang lain mengalami peningkatan ataupun penurunan sebesar kurang dari 8 juta dolar AS, kata Suhaimi.

Ekspor nonmigas sepuluh golongan barang utama untuk periode Januari-Mei 2013 memberikan kontribusi 73,60 persen terhadap total ekspor nonmigas.

Nilai ekspor nonmigas untuk sepuluh golongan barang utama tersebut turun 2,73 persen dibanding periode sama tahun 2012 atau sebesar 82,25 juta dolar AS.

Ekspor nonmigas sepuluh golongan barang utama periode tersebut mengalami penurunan pada enam golongan barang, kecuali alas kaki, plastik dan barang dari plastik, mesin-mesin/pesawat mekanik dan kertas/karton.

Penurunan ekspor nonmigas tertinggi terjadi pada bahan kimia organik, sedangkan terendah berasal dari barang-barang rajutan, masing-masing 52,95 juta dolar AS dan 16,78 juta dolar AS.

Suhaimi menambahkan bila disandingkan secara bersamaan untuk sepuluh golongan barang ekspor nonmigas utama pada April dan Mei 2013, maka didapati sembilan golongan barang yang sama, kecuali pakaian jadi bukan rajutan.

Delapan dari sembilan golongan barang utama tadi, kecuali golongan barang-barang rajutan adalah golongan barang yang selalu masuk dalam sepuluh golongan barang utama ekspor nonmigas selama setahun terakhir dengan pangsa gabungan tidak kurang dari 65 persen.

"Fakta ini secara langsung menyiratkan bahwa selama setahun terakhir, komposisi golongan barang ekspor nonmigas utama tidak mengalami perubahan yang signifikan," ujarnya.

Dibaca : 567 kali