Sabtu, 18 Nopember 2017 | 18:49 WIB

Legislator Tidak Yakin Keampuhan Paket Kebijakan Ekonomi

Kamis, 29 Agustus 2013 / macro / antara

Jakarta, investorpialang.com - Anggota Komisi VI DPR RI Sukur Nababan mengatakan tidak meyakini empat paket kebijakan ekonomi yang dicanangkan pemerintah akan cukup ampuh mencegah memburuknya perekonomian nasional.

"Saya tidak yakin dengan empat paket itu masalah ekonomi bisa selesai," kata Sukur Nababan saat mengikuti rapat antara Komisi VI DPR RI dengan Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Ketua Umum KADIN dan Ketua Umum Apindo di Jakarta, Rabu.

Sukur mengatakan seharusnya pemerintah fokus menyelesaikan lima hambatan perekonomian yang berlangsung saat ini.

"Menurut saya lima 'bottleneck' (hambatan) perekonomian harus selesai," kata Sukur.

Lima hambatan itu antara lain pertama mahalnya bunga kredit perbankan yang masih mencapai dua digit.

Sukur meminta masalah mahalnya bunga kredit perbankan diselesaikan dengan kemauan politik bersama antara DPR dengan pemerintah.

Kedua, terkait permasalahan infrastruktur di sejumlah kawasan industri yang kurang baik yang mengakibatkan terganggunya proses produksi dan kinerja industri.

"Ke kawasan industri Tangerang itu waktu tempuhnya bisa lima jam dari Jakarta kalau macet. Ini sangat menggangu industri," ujar dia.

Masalah lainnya, kata Sukur, yakni proses perizinan yang berbelit-belit, masalah perburuhan, serta ketergantungan industri terhadap komponen impor.

"Industri kita seperti tukang jahit saja, karena komponennya banyak yang impor, jadi produksinya seperti hanya merangkai saja," kata dia.

Sebelumnya pemerintah mengungkapkan sebagai upaya memperbaiki perekonomian, maka diambil empat paket kebijakan antara lain memperbaiki neraca transaksi berjalan dan menjaga nilai tukar rupiah, menjaga pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat dengan insentif, menjaga daya beli masyarakat dan inflasi melalui koordinasi dengan Bank Indonesia, serta mempercepat investasi.

Dibaca : 640 kali
Baru dibaca Terpopuler