Sabtu, 18 Nopember 2017 | 18:48 WIB

Dahlan Minta Pertamina Percepat Negosiasi Kilang

Jumat, 23 Agustus 2013 / macro / antara

Jakarta, investorpialang.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta PT Pertamina (Persero) merampungkan proses negosiasi pembangunan kilang minyak yang bekerja sama dengan investor asing yaitu Kuwait Petroleum Corporation (KPC) dan Saudi Aramco.

"Percepatan penyelesaian negosiasi agar kilang segera beroperasi, demi mendapat tambahan BBM sekaligus dapat mengurangi impor di masa datang," kata Dahlan, di Jakarta, Kamis.

Menurut Dahlan, hingga kini proses negosiasi antara Pertamina dengan Kuwait masih terganjal soal studi kelayakan pembiayaan terkait dengan fasilitas tertentu yang diminta investor.

"Pertamina sudah menunjuk konsultan untuk menyelesaikan FS (studi kelayakan) yang segera diserahkan kepada Menteri Perekonomian. Selanjutnya menunggu Menteri Keuangan apakah fasilitas yang diminta investor tersebut dikabulkan atau tidak," ujar Dahlan.

Diketahui pembangunan kilang yang berlokasi di Balongan dan Tuban itu masih terganjal insentif.

Kedua perusahaan asing tersebut meminta Internal Rate Return (IRR) di atas 12 persen.

Selain itu juga meminta fasilitas tax holiday, bebas bea masuk sebanyak 10 item.

"Ketika itu Menteri Keuangan Agus Martowardoyo tidak bisa memberikan fasilitas yang diajukan investor karena dinilai masih cukup memberatkan," ujar Dahlan.

Dibaca : 652 kali
Baru dibaca Terpopuler