Sabtu, 26 Mei 2018 | 17:32 WIB

Tambang Emas Martabe Bayar Royalti Rp4,945 Miliar

Rabu, 31 Juli 2013 / macro / antara

Medan, investorpialang.com - Tambang Emas Martabe di Sumatera Utara pada kuartal II 2013 membayarkan royalti sebesar 482.298,10 dolar AS atau sekitar Rp4,945 miliar untuk penjualan emas 63.106,52 ounce (1.963 kg) dan perak 355.233,08 ounce (11.049 kg).

"Sebelumnya manajemen pada kuartal I sudah membayar royalti sebesar 714.714,40 dolar AS dari hasil penjualan 98.758,66 ounces emas (3.072 kg) dan 397.897,06 ounces perak (12.376 kg)," kata Linda Siahaan, Direktur Hubungan Eksternal G-Resources Martabe, di Medan, Senin malam.

Dia mengatakan itu pada acara buka puasa bersama wartawan berbagai media di Medan.

Sementara untuk iuran areal pertambangan yang dibayarkan G-Resources Tambang Emas Martabe itu seluas wilayah 1.639 km2 berdasarkan Kontrak Karya generasi keenam ("CoW") yang ditandatangani April 1997 sudah sebesar Rp2.542.332.523,56 atau 247,911.52 dolar AS pada semester II tahun 2013.

"Iuran itu disetorkan perusahaan ke kas negara," katanya didampingi Manager Public Relations G-Resources Martabe, Katarina Hardono.

Sebagai perusahaan yang mengerti kewajiban, manajemen, kata dia pada 2012 juga sudah membayar pajak Rp114 miliar meliputi pajak penghasilan, pajak atas jasa dalam negeri, pajak penghasilan final, dan pajak penghasilan atas jasa luar negeri.

Pembayaran pajak pada 2012 itu lebih besar dari 2011 yang masih sebesar Rp77 miliar.

Pembayaran pajak yang lebih tinggi di tahun 2012 dampak dari meningkatnya aktivitas perusahaan yang memasuki tahap produksi penuh di kuartal kedua 2013.

Sementara itu Direktur G-Resources Martabe, Washington Tambunan mengatakan royalti itu 20 persen untuk Pemerintah Pusat dan 80 persen ke Pemerintah Daerah (Sumut).

Dari 80 persen yang ke daerah itu, 16 persen untuk Pemerintah Provinsi Sumut dan sisanya yang 64 persen masing-masing 50 persen untuk kabupaten penghasil yakni Tapanuli Selatan dan 50 persen lainnya untuk seluruh kabupaten/kota di Sumut lainnya.

Dibaca : 688 kali
Baru dibaca Terpopuler