Kamis, 21 Juni 2018 | 14:55 WIB

Aturan DP untuk Cegah Persaingan Tidak Sehat

Rabu, 11 April 2012 / macro / st01

 

Pialang News - Pemerintah baru-baru ini mengeluarkan Peraturan Menteri No 43 tentang aturan minimum Down Payment (DP) untuk kendaraan bermotor.
 
Aturan tersebut dibuat sebagai langkah untuk mengurangi persaingan tidak sehat serta agar lebih selektif terhadap konsumen.
 
Hal tersebut diutarakan Kepala Biro Pembiayaan dan Penjaminan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Mulabasa Hutabarat.
 
Mulabasa mengatakan, sebelum dikeluarkannya permen tersebut, pihaknya sudah melakukan survey terhadap perusahaan pembiayaan yang melakukan kegiatan usaha pembiayaan konsumen. 
 
"Survei kami lakukan pada periode Januari-September 2011," katanya di Jakarta, Rabu (11/4).
 
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI untuk membahas uang muka pembiayaan kendaraan bermotor tersebut.
 
"Bahkan kami juga melakukan pertemuan dengan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), AISI dan Perbanas dalam rangka sosialisasi rencana pengaturan uang muka pembiayaan kendaraan bermotor tersebut," ujarnya.
 
Menurut Mulabasa, dari hasil survei dan pertemuan tersebut, terdapat kesimpulan jika aturan ini diperlukan untuk meningkatkan kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan sehingga bisa meningkatkan prudence, menghindari perang tarif uang muka, mengurangi moral hazard konsumen yang mempunyai itikad tidak baik serta memberikan the same level of playing field bagi seluruh perusahaan pembiayaan.
 
"Sebelumnya Kementrian Keuangan melihat adanya persaingan yang tidak sehat dalam penetapan uang muka antar perusahaan pembiayaan, sehingga banyak konsumen berpindah-pindah karena ada uang muka yang diberikan perusahaan pembiayaan hingga hanya 5 persen saja," tuturnya.
 
Dibaca : 390 kali
Baru dibaca Terpopuler