Rabu, 25 April 2018 | 04:01 WIB

Riset 13 Desember 2012

Kamis, 13 Desember 2012 / rumor's / berbagai sumber

Pasar Asia Akan Tetap Menjadi yang Terbaik pada 2013 (?)

Ipotnews – Tahun ini harga saham-saham Asia meningkat secara solid, indeks MSCI Asia Ex-Japan mengalami reli 17 persen sejak awal 2012. Bahkan Standard Chartered Bank memperkirakan, menjelang akhir tahun nanti akan meningkat lagi hingga 10 persen.

Dalam laporan terbarunya Standard Chartered mengungungkapkan, pendorong utama harga-harga ekuitas regional adalah akan berlanjutnya pemulihan di ekonomi Amerika Serikat dan China. Pemulihan dua negara perekonomian terbesar itu menimbulkan keberanian untuk mengambil risiko, bersamaan dengan kuatnya arus masuk portofolio asing dan perbaikan pendapatan.

Data Standard Chartered memproyeksikan Asia bakal menerima arus masuk modal asing sebesar US$42 miliar pada 2013. Emerging market akan mendapatkan aliran dana neto sekitar US$16,5 miliar pada tiga kuartal pertama tahun 2013. “Di Asia, kita melihat pemulihan ekonomi berlangsung baik. Ekonomi China sudah menyentuh dasarnya dan akan mendukung Asia dengan baik,” kata Steve Brice, kepala strategi investasi Standard Chartered Bank, seperti dikutip cnbc.com.

Perbaikan pendapatan juga akan memperkuat kinerja ekuitas Asia tahun depan, ungkap bank itu. Bersamaan dengan itu, pertumbuhan kawasan naik hingga 6,5 persen pada 2013, lebih tinggi dibanding  tahun ini yang diperkirakan sebesar 6,1 persen. “Ekspansi marjin juga akan terdorong oleh penerusan kenaikan harga input oleh produsen ke konsumen sebagai upaya untuk menutup marjin kerugian akibat pelambatan pertumbuhan konsumsi tiga tahun terakhir,” tulis Clive McDonnell, kepala strategi ekuitas Standard Chartered Bank, yang dikutip cnbc.com

Keuntungan bakal melimpah di Asia, termasuk di kawasan lesu China. Standard Chartered memperkiran India, Philipina, dan Thailand bakal menjadi bintang pada 2013. Pasar masing-masing negara itu, berpotensi memberikan imbal hasil 15 persen, tahun depan.

 

Thursday (13/12/12) Early BIRD Technical Prespective (Edwin Sebayang-MNC Sec)

IDX-Composite 4319-4358
Pola Four White Soldiers terbentuk atas IDX mengindikasikan berlanjutnya penguatan IHSG.

Thursday Stocks Pick:
BAJA 360-430
Pola Three White Soldiers terbentuk atas BAJA mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 385

TINS 1470-1540
Pola Two White Soldiers terbentuk atas TINS mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 1490

BBCA 9300-9550
Pola Three White Soldiers terbentuk atas BBCA mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 9400

SMGR 14650-15250
Pola Two White Soldiers terbentuk atas SMGR mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 14800

ASII 7300-7600
Pola Three White Soldiers terbentuk atas ASII mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 7400

BMRI 7950-8200
Pola Two White Soldiers terbentuk atas BMRI mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 8050

HRUM 5150-5500
Pola Two White Soldiers terbentuk atas HRUM mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 5300

AISA 1160-1240
Pola White Opening Marubozu terbentuk atas AISA mengindikasikan Bullish Reversal. BUY 1190

CTRP 640-720
Pola White Opening Marubozu dengan volume besar terbentuk atas CTRP mengindikasikan Bullish Reversal. BUY 660

UNTR 17900-19550
Pola Two White Soldiers terbentuk atas UNTR mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 18500

PTBA 15200-16550
Pola Three White Soldiers terbentuk atas PTBA mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 15550

LSIP 2050-2200
Pola Two White Soldiers dengan volume besar terbentuk atas LSIP mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 2100

INCO 2375-2550
Pola Three White Soldiers terbentuk atas INCO mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 2425

ITMG 41600-42200
Pola Two White Soldiers terbentuk atas ITMG mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 41800 (ES-MNC Sec/Disc On)

REMINDER ALL about UNVR:

Unilever Indonesia (UNVR) akan membagikan dividen interimsebesar Rp 300/saham. Pembagian dividen interim akandilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2012Unilever Indonesia (UNVR) berencana melakukan transaksiafiliasi dengan Unilever N.V (Netherland), selaku perusahaanafiliasi perseroan, berupa (i) Trade Marks License Agreement(TMLA); (ii) Technology License Agreement (TLA); (iii) CentralServices Agreement (CSA). Nilai keseluruhan transaksi afiliasitersebut mencapai 20%-50% dari ekuitas perusahaan, sehinggatermasuk dalam kategori transaksi material.Unilever Indonesia (UNVR) akan investasi senilai Rp 450 miliaruntuk meningkatkan kapasitas produksi dan penguatan distribusiproduk. Pendanaan bersumber dari fasilitas pinjaman UnileverFinance International (UFI) senilai Rp 12 triliun. Penambahankapasitas produksi bertujuan untuk mengimbangi permintaanmasyarakat serta mempertahankan tingkat utilisasi pabrik padakisaran 80%.Rencana pembangunan pabrik Unilever Indonesia (UNVR) di SeiMangkei Sumatera Utara dengan total nilai investasi Rp 2,4 triliunhingga saat masih terkendala kepastian lahan yang digunakan.Perseroan melakukan penambahan kapasitas setiap tahun.Unilever bersama 2 perusahaan, yaitu Cipta Buana Utama Mandiridan PT Sinergi Oleo Nusantara berminat melakukan investasi diKawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Sumatera Utara. NamunSei Mangkei pada saat ini sedang dievaluasi statusnya olehKementerian Koordinasi Bidang Perekonomian sebagai kawasanekonomi khusus (KEK) akibat ketidakpastian lahan

by Erwan TEGUH / Irenne ACHMAD

 

Panin Sekuritas Teknikal Saham Pilihan (12- Des- 2012) : 

KLBF, break resistance kuat sekaligus FR100% saham ini. Break terjadi dengan terbentuknya long white candlestick yang indikasikan dominasi bull pada saham ini. KLBF diproyeksikan akan bergerak pada kisaran 1.050-1.180.
 
VIVA, akan uji resistance yang merupakan higher high di 710. Jika tembus peluang untuk menuju 750. Sementara untuk support di 660. Stop loss 630.
 
PTBA, kemarin naik besar mendekati FR50% saham ini. Kami proyeksikan hari ini PTBA berpeluang untuk menguat terbatas ke 15.400-an. Support di 13.950. Stop loss 13.700.
 
MDRN, kemarin membentuk long white candlestick yang indikasikan dominasi bull pada saham ini. MDRN diproyeksikan akan uji resistance 820. Sementara untuk support di 770. Stop loss 750.
 
INDS, terlihat bergerak sangat volatile pada perdagangan kemarin. INDS kami proyeksikan akan bergerak menuju 4.150-an. Sementara untuk support berada di 3.,875. Stop loss 3.750.
 
CASS, dalam 2 hari terakhir memang ada akumulasi pada saham ini. Disisi lain terlihat knaikan tertahan pada FR61,8% di 880. Kami proyeksikan jika hari ini bisa tembus 880, peluang untuk trading menuju 920-an. Support di 840. Stop loss 810.

Krishna DS

Saham commodities related benderang, saham consumer dan domestic related pun meredup. Saham Grup Bakrie kembali dilirik, investor pun berpaling dari saham Grup Bhakti, setidaknya itu yang terjadi kemarin. Semuanya terjadi teratur, tidak seperti konser Guns N' Roses dan Sting yang adu kuat dihari dan jam yang sama. Di bursa saham ada tenggang rasa.

Kemarin UBS mengindikasikan harga coal akan menguat hingga $105. Dan jika China jadi meliberalisasikan coal market-nya awal 2013 nanti, bukan mustahil sentimen positif di coal stocks akan berumur panjang seiring dengan recovery ekonominya. Tapi tetap waspada terhadap short-term correction, terutama jelang finalisasi fiscal cliff.

Disisi lain, koreksi signifikan pada saham di sektor favorit seperti consumer, retail, poultry, properti dan konstruksi tentu sangat menarik untuk dicermati. Pada saatnya nanti, saham-saham seperti RALS, MYOR, MAPI, MAIN, JPFA, ADHI, SMRA atau LPCK dapat menjadi target beli berikutnya setelah taking profit di saham coal, palm oil dan alat berat.

• CPIN 3200 Buy, Target 3425, Stop Loss 3125. Kapan lagi bisa memperoleh CPIN diharga murah kalau bukan karena isu flu burung?

• HEXA 7700 Buy, Target 8300, Stop Loss 7550. Kemarin breakout garis long-term downtrend, bullish reversal!

• KOBX 590 Buy, Target 660, Stop Loss 570 ...Apa yang kau tunggu Kobex, start your heavy engine up...

(By : Krishna DS)

Dibaca : 966 kali
Baru dibaca Terpopuler