Kamis, 24 Mei 2018 | 16:39 WIB

Riset 12 Desember 2012

Rabu, 12 Desember 2012 / rumor's / berbagai sumber

Saham-saham komoditas pilihan LTC akhirnya berjaya dan menyelamatkan indeks ke teritori positif pada perdagangan saham kemarin. ITMG, PTBA, LSIP, TINS dan INCO mengganas sedangkan ADRO cenderung pemalu. Saham perbankan, consumer dan properti pun minggir teratur memberi jalan kepada saham-saham tersebut.

Bagaimana dengan alat berat? Mining company memang tidak lantas memesan lebih banyak peralatan saat harga jual mulai naik. Namun saham UNTR, HEXA dan KOBX tetap layak diperhatikan, dan LTC telah merekomendasi beli UNTR.

HEXA 7550, perhatikan dulu garis downtrend di 7650 yang menjadi resistance-nya. Penembusan level tsb menjadi trigger Buy untuk berharap jual di target 8200. KOBX 590, bagai air tenang tapi menghanyutkan, siaga saja.

• The All New TINS 1450 BUY BUY BUY....Target 1640, Stop Loss 1390.

:::Ini adalah rekomendasi LTC yang diperbaharui karena target 1440 yang dibuat pada 3 Dec lalu telah terlewati. Jika pada kesempatan tsb Anda miss, maka kali ini sebaiknya tidak! Kemarin ada artikel di Reuters yang mengutip hasil konferensi International Tin Research Institute (selengkapnya di milis LTC). Diketahui bahwa industri timah dunia saat ini kesulitan mencari pendanaan dari lembaga keuangan untuk membiayai tambang baru.

Perbankan misalnya, baru mau mendanai new project jika harga timah setidaknya 2x lebih tinggi dari harganya skrg. Bank ingin mendapat jaminan kepastian harga agar tidak merugi. Masalahnya, bank atau investor tidak bisa melakukan hedging jangka panjang karena kontrak tin di LME terbatas hanya untuk 15 bulan (vs 123 bulan untuk produk metal lain seperti tembaga atau aluminium).

Problem ini memperparah kondisi tin market yang saat ini tengah defisit. Timah adalah satu-satunya dari 6 produk metal utama yang diperdagangkan di LME yang mengalami defisit. Artinya, demand dunia melebihi supply. Bagaimana dunia akan tercukupi oleh produk vital ini jika tidak ada proyek baru yang digarap? Sampai disini harusnya cukup untuk membuat Anda member LTC yakin atas TINS bukan?

• TAXI 870 & ASSA 520 Buy On Weakness.
:::Keduanya kami rasa akan diuntungkan dengan pemberlakuan kebijakan pelat kendaraan ganjil-genap, jika jadi diterapkan Maret 2013 nanti. Karena tidak seperti 3in1, aturan baru tersebut berlaku nyaris sepanjang hari mulai pukul 06.00 s/d 20.00 WIB sehingga tidak memberi peluang kendaraan siapapun, terutama pebisnis, untuk menjadi berguna bagi pemiliknya.

(By : Khrisna DS)

 

Market Research - First Asia Capital (PC) 12/12/2012

* IHSG pada perdagangan kemarin berhasil ditutup di zona positif, menguat 15,309 poin ke posisi 4317,918. Penguatan terutama dipicu aksi beli selektif atas saham-saham yang bergerak di sektor batubara, tambang logam, dan perkebunan. Penguatan harga saham berbasiskan komoditas tersebut lebih bersifat technical rebound menyusul kenaikan harga komoditasnya. Secara keseluruhan IHSG masih bergerak dalam tren konsolidasi dengan penguatan terbatas. Nilai transaksi di Pasar Reguler kemarin meningkat mencapai Rp.4,68 triliun dibandingkan rata-rata harian dalam pekan kemarin yang hanya Rp.4,34 triliun.
* Pelaku pasar saat ini masih menanti perkembangan pembahasan terkait ‘fiscal cliff’ menjelang akhir tahun ini. Sedangkan dari domestik, resiko pasar terlihat mulai meningkat menyusul pelemahan rupiah atas dolar AS yang mencapai Rp.9700.
* Sementara pasar saham Wall Street dan zona Euro tadi malam kembali ditutup di teritori positif. Ini terutama dipicu reboundnya saham berbasiskan teknologi dan optimisme tercapainya kesepakatan antar elite politik AS untuk mengatasi persoalan fiskal di AS. Sejumlah data ekonomi yang dirilis kemarin seperti naiknya indeks sentimen kepercayaan investor Jerman, turut mendorong penguatan indeks saham global. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street tadi malam masing-masing menguat 0,60%  dan 0,65%  ditutup di 13248,44 dan 1427,84. 
* Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatannya dalam rentang terbatas, dengan resisten ada di 4350 dan support di 4290.   

IHSG : S1 4290  S2 4275  R1 4350 R2 4370

Saham Pilihan

LSIP 1940-2075 TB, SL 1900
PTBA 14600-15700 TB, SL 14000
HRUM 5000-5300 TB, SL 4950
ASII 7050-7550 Buy, SL 6800
UNTR 16800-17450 BoW, SL 16600
INAF 300-330 SoS, SL 295
BBNI 3550-3650 TB, SL 3500
TINS 1420-1540 TB, SL 1400
ANTM 1250-1280 TB, SL 1230
INCO 2275-2475 TB, SL 2225

Disclaimer On
First Asia Research

 

Wednesday (12/12/12) Early BIRD Fundamental Perspective (Edwin Sebayang-MNC Securities)

Setelah Dow sempat naik diatas +100 poin didorong menggembirakannya data spt: German ZEW Confidence Indicators bln Des mencapai +6.9 (vs ekspektasi awal -12) & dibandingkan data bln sebelumnya pd level -15.7, data US Wholesale Inventories naik mjd 0.6% di bln Oktober mjd US$497.13 miliar (vs bln sebelumnya naik 0.4%) & ekspektasi The Fed akan mengganti. "Operation Twist" mjd Rencana Treasury Bond Buying shg The Fed tetap memompa likuiditas kedalam ekonomi AS ditengah pernyataan mengejutkan datang dr Pemimpin Mayoritas Senat AS, Henry Reid yg mengatakan akan sulit mencapai kesepakatan fiscal cliff sebelum Natal ditambah meningkatnya US Trade Gap bln October yg naik +4.9% mjd US$ 42.24 miliar dibandingkan data revisi bln September sebesar US$40.28 miliar shg mendorong Dow ditutup menguat +0.6% pd level 13248.44 diiringi turunnya The Vix -2.99% ditutup pd level 15.57.

Merujuk penguatan Dow Selasa +78.56 poin & Bursa Utama Eropa ditutup menguat tertinggi 18 bulan terakhir ditengah aksi "mempercantik" posisi portofolio & harga saham emiten atau sering disebut aksi "Window Dressing" mendorong ES memperkirakan IHSG berpeluang MENGUAT kembali dlm perdagangan Rabu (12/12).

Merujuk perdagangan Selasa, ES melihat adalah relatif sangat mudah memperkirakan saham2 mana yg diperkirakan akan terkena aksi "Window Dressing" & itu artinya tambahan THR Natal & Tahun Baru berpeluang akan dapat diperoleh (tentunya disclaimer on lah) dimana itu tentunya privillege hanya diberikan utk nasabah MNC Securities.

DOW 13248.44 +0.6%
NAS 3022.3 +1.18%
S&P 1427.84 +0.65%
OIL 85.89 +0.39%
GOLD 1711.3 -0.18%
NICKEL.17800 +0.14%
TIN.22970. +5.49%
CPO.2105. -1.59%
TLK.37.86 (Rp.9115)
IIT.31.47 (Rp.6060)
VIX.15.57 -2.99%
IDR 9630

Wednesday IDX Range: 4296-4346

BUY: BAJA, TINS, BBCA, SMGR, ASII, BMRI, KLBF, INDF, UNTR, PTBA, LSIP, ICBP, INCO, ITMG (ES-MNC Sec/Disc)

Dibaca : 902 kali
Baru dibaca Terpopuler