Senin, 20 Nopember 2017 | 11:03 WIB

Keuntungan Telecom Selandia Baru Merosot Hampir 80 Persen

Senin, 25 Agustus 2013 / world / antara

Wellington, investorpialang.com - Telecom Corp. Selandia Baru mengatakan Jumat, pihaknya mencatat peenurunan laba bersih tahunan hampir 80 persen, karena itu pihaknya melakukan suatu "tantangan" restrukturisassi yang dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing jangka panjang.

Pemain telekomunikasi dominan negara itu mengatakan laba bersih untuk tahun ini hingga 30 Juni sebesar 236 juta dolar Selandia Baru (185 juta dolar) AS, merosot 79,6 persen dari 1,16 miliar dolar Selandia Baru setahun sebelumnya.

Kepala eksekutif Simon Moutter mengatakan Telecom berniat menjadi lebih dari penyedia infrastruktur mobile dan fixed-line, bercabang ke daerah-daerah seperti sebagai hiburan dan memperhitungkan perkiraan untuk memenuhi permintaan yang terus berkembang.

Perusahaan ini juga memotong biaya dan mengurangi staf, dengan tenaga kerja dikurangi lebih dari 16 persen menjadi 6.600 sejak awal tahun ini, katanya.

"Kami tahu kami harus menjadi dan tetap, lebih kompetitif dan kami harus terus mempermudah dan mempercepat bisnis kami agar berhasil dalam jangka panjang," katanya.

Ketua Mark Verbiest belum memberikan pandangan panduan khusus tapi mengatakan program restrukturisasi akan memakan waktu beberapa tahun untuk pelaksanaan sepenuhnya.

"Hal ini akan memerlukan upaya bersama dan disiplin selama beberapa tahun, tapi kami percaya ini adalah jalan strategis jangka panjang untuk membangun perusahaan lebih berharga bagi para pemegang saham dan memberikan kontribusi untuk masa depan yang lebih baik bagi Selandia Baru," katanya.

Saham-saham Telecom turun 0,89 persen di posisi 2,23 dolar Selandia Baru dalam perdagangan Jumat sore di bursa Selandia Baru, naik 0,06 persen secara keseluruhan.

Dibaca : 573 kali
Baru dibaca Terpopuler