Sabtu, 20 Januari 2018 | 20:04 WIB

Pasar Wall Street Khawatir Soal Spanyol

Selasa, 01 Mei 2012 / world / st05

 

Pialang News - Bulan April ditutup dengan kondisi bursa saham Amerika Serikat (AS) yang melemah menyusul sentiment negatif pasar terhadap kekhawatiran krisis di Spanyol. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 14,68 poin (0,11 persen) mencapai 13.213,63. Indeks S & P 500 tergerus 5,45 (0,39 persen) menjadi 1.397,91.


Dua perusahaan Apple dan Google, menyeret indeks Nasdaq turun 22,84 (0,74 persen) menjadi 3.046,36. Saham Apel melemah 3,1 persen sementara Google terkoreksi 2,1 persen. Sementara saham Barnes & Noble naik 53,4 persen setelah Microsoft menyetujui investasi US$ 300 juta di unit barunya yang menggabungkan pembaca digital dengan bisnis pendidikan buku. Adapun saham Microsoft naik 0,1 persen.

Menurut analis, pelemahan bursa di Wall Street tak lepas dari melambatnya pertumbuhan ekonomi AS menjelang libur musim panas. Hal ini ditandai kembali masuknya Spanyol dalam jurang resesi setelah sebelumnya S&P memangkas peringkat kredit Spanyol turun 2 notch menjadi BBB+ diikuti turunnya rating 16 bank Spanyol.

Investor belakangan ini fokus pada perkembangan Spanyol yang tengah dilanda krisis utang, dan kini diperparah data PDB yang mengalami kontraksi 0,3% selama periode Januari-Maret dari kuartal sebelumnya. 

Data perhitungan awal National Statistics Institute (NSI), sama seperti periode Oktober-Desember 2011, tapi lebih baik dari prediksi pengamat yang memperkirakan kontraksi 0,4 persen.

Meski demikian, di domestik, pendapatan rumah tangga di AS naik, atau yang terbesar dalam tiga bulan terakhir. Sayangnya hal ini tidak diikuti peningkatan belanja konsumen karena hanya meningkat 0,3 persen.

Dibaca : 706 kali
Baru dibaca Terpopuler