Rabu, 22 Nopember 2017 | 19:55 WIB

Semen Indonesia Cetak Laba Rp2,58 Triliun

Selasa, 30 Juli 2013 / market / antara

Jakarta, investorpialang.com - PT Semen Indonesia Tbk (Persero) mencatatkan laba bersih semester I 2013 sebesar Rp2,58 triliun, tumbuh 22,9 persen dari periode sama tahun 2012.

"Pertumbuhan laba bersih Semen Indonesia sejalan dengan pencapaian pendapatan yang tercatat sebesar Rp11,4 trilliun, atau meningkat 31,9 persen dibanding periode sama tahun 2012 sebesar Rp8,6 trilliun," kata Direktur Utama Semen Indonesia, Dwi Soetjipto, dalam siaran pers di Jakarta, Senin.

Menurut Dwi, peningkatan pendapatan didukung total volume penjualan semen yang tercatat sebesar 12,23 juta ton, melonjak 18,3% dibanding sebelumnya sebesar 10,32 juta ton.

Total volume penjualan terdiri atas penjualan dalam negeri sebesar 12,14 juta ton (meningkat 18,0 persen) dan penjualan ekspor sebesar 0,09 juta ton (meningkat 170 persen).

Sementara itu volume penjualan semen nasional (industri) tumbuh 7,5 persen menjadi 27,83 juta ton dibanding periode sebelumnya yang tercatat sebesar 25,89 juta ton.

"Peningkatan penjualan Semen Indonesia yang melampaui pertumbuhan industri didukung beroperasinya Pabrik Tuban IV dan Tonasa V dan semakin solidnya sinergi khususnya di bidang marketing dan distribusi di Semen Indonesia Group," ujarnya.

Dengan begitu diutarakan Dwi, pangsa pasar domestik Semen Indonesia mampu meningkat menjadi 43,6 perenm, dari tahun lalu sebesar 40,9 persen.

"Kami akan terus memperluas pasar dari tahun ke tahun," tambahnya.

Sebagian besar pendapatan berasal dari pasar dalam negeri yang mencapai Rp10,91 triliun, atau setara dengan 95,53 persen dari total pendapatan di semester I 2013. Adapun pendapatan dalam negeri tersebut meningkat 26,42 persen dibandingkan posisi penjualan di periode sama 2012 sebesar Rp 8,63 triliun.

Dari pasar dalam negeri, komposisi pendapatan Semen Indonesia yang berasal dari pelanggan di Jawa dan luar Jawa hampir berimbang.

Pada semester I 2013, pasar Jawa menyumbang pendapatan senilai Rp5,72 triliun (52,43 persen dari total penjualan domestik), sedangkan konsumen di luar Jawa berkontribusi terhadap pendapatan sebesar Rp 5,19 triliun atau sebesar 47,57 persen dari total penjualan domestik.

Selain mempertahankan dominasi di pasar dalam negeri, Semen Indonesia terus berupaya menggenjot penjualan ke pasar luar negeri, terutama negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Sepanjang Januari hingga Juni tahun 2013, Semen Indonesia berhasil mencatatkan pendapatan di pasar luar negeri sebesar R 511,64 miliar.

Jumlah ini melonjak hampir 170 persen dibandingkan penjualan luar negeri di semester I tahun lalu yang hanya sebesar Rp 30,34 miliar.

Dibaca : 671 kali
Baru dibaca Terpopuler