Jumat, 15 Desember 2017 | 21:01 WIB

Kertas Leces Targetkan Pendapatan Rp1,3 Triliun 2013

Jumat, 11 Januari 2013 / market / antara

Jakarta, investorpialang.com - PT Kertas Leces (Persero) menargetkan pendapatan pada 2013 sekitar Rp1,3 triliun, melonjak dibanding pendapatan 2012 yang hanya mencapai Rp120 miliar.

"Sesuai dengan RKAP (Rencana Kerja Anggaran Perusahaan, red) pada 2013 Leces membukukan kenaikan pendapatan yang signifikan menjadi Rp1,3 triliun," kata Direktur Keuangan Leces Syarif Hidayat di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis.

Usai acara penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Syarif menuturkan dengan lonjakan pendapatan tersebut dipuci kenaikan tingkat produksi Leces.

"Pada 2013 produksi Leces ditargetkan mencapai 180.000 ton, meningkat dibanding hanya 12.000 ton pada tahun sebelumnya," katanya.

Saat yang bersamaan diutarakan Syarif, Leces diharapkan dapat membukukan laba bersih sekitar Rp150 miliar pada 2013, meningkat tajam dibanding laba bersih tahun 2012 yang hanya sekitar Rp6 miliar.

Menurutnya, 2013 merupakan tahun kebangkitan Leces tercermin dari target-target kinerja dan operasional perusahaan.

Leces sendiri mulai beroperasi kembali pada Juni 2012 setelah dua tahun sebelumnya sempat terhenti akibat kesalahan dalam pengelolaan. Pada saat itu produksi hanya mencapai sekitar 20 persen dari total kapasitas.

Namun berkat kegigihan manajemen dan upaya efisiensi dalam operasional perusahaan, mengakibatkan kapasitas produksi terus dapat ditingkatkan menjadi sekitar 50 persen pada Agustus 2012.

Selanjutnya, memasuki Oktober 2012 kapasitas produksi bisa mencapai 100 persen setelah melakukan penambahan mesin cetak kertas menjadi lima mesin.

"Pada tahun 2013 belanja barang modal (capex) yang dialokasikan relatif tidak terlalu besar, karena pada tahun 2012 sudah dialokasikan sekitar Rp30 miliar untuk pengadaan mesin," ujarnya.

Saat ini Leces memiliki setidaknya lima jenis produksi kertas yaitu HVS, kertas sekuriti (kertas untuk surat berharga), kertas terbuat dari jerami (stroll pulp), kertas tissue, dan kertas medium.

Selain itu juga mampu memproduksi kertas sekuriti seperti kertas segel, serfitikat, materai, kertas suara, ijazah, buku nikah yang bahan bakunya berbeda dengan pembuatan kertas biasa.

Bahan baku kertas sekuriti berasal dari kertas kayu, serat pisang Abaca, jerami, ampas tebu dan lainnya.

"Ke depan Kertas Leces akan menjadi produsen kertas terbesar di dunia yang menggunakan bahan serat Abaca, yang dikembangkan melalui kemitraan dengan masyarakat di sejumlah kawasan daerah tertinggal," ujarnya. (ANTARA)

Dibaca : 579 kali
Baru dibaca Terpopuler