Senin, 20 Nopember 2017 | 10:59 WIB

Rasio 'Utang Riba' Emiten Syariah Dilonggarkan Jadi 45 Persen

Senin, 29 April 2012 / market / st06

Pialang News - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) telah menerbitkan peraturan Nomor II.K.1 mengenai kriteria dan penerbitan daftar efek syariah. Poin penting diantaranya adalah menurunkan rasio utang berbasis utang terhadap ekuitas diturunkan menjadi 45 persen

Peraturan tersebut diterbitkan pada 24 April 2012 lalu. Bapepam-LK menyempurnakan peraturan mengenai kriteria dan penerbitan daftar efek syariah ini untuk mendukung kebutuhan investasi industri pasar modal syariah dalam menyediakan portofolio efek syariah yang layak investasi. 

Beberapa ketentuan pokok perubahan yang diatur dalam peraturan itu antara lain  penambahan definisi terkait pihak penerbit daftar efek syariah (DES).  Penambahan efek yang dapat dimuat dalam DES yang ditetapkan oleh Bapepam-LK untuk efek yang diterbitkan emiten syariah. 

 

Penyempurnaan kriteria rasio keuangan, khususnya total utang yang berbasis bunga dibandingkan total ekuitas tidak lebih dari 82 persen disempurnakan menjadi total utang yang berbasis bunga dibandingkan total aset tidak lebih dari 45 persen.

Penyempurnaan ketentuan saham yang dapat dimuat dalam DES yang diterbitkan pihak penerbit DES harus memenuhi kriteria kegiatan usaha dan rasio keuangan yang paling kurang terdiri dari rasio terkait utang atau utang berbasis bunga dan rasio terkait pendapatan non halal. 

 

Penambahan pengaturan batas waktu pemberitahuan Bapepam-LK kepada pemohon sebagai pihak penerbit DES atas persyaratan yang belum terpenuhi. 

 

Penambahan pengaturan batas waktu pemohon sebagai pihak penerbit DES melengkapi kekurangan dokumen atau informasi tambahan. Penambahan pengaturan mengenai perhitungan jumlah hari keterlambatan bagi pihak penerbit DES yang terlambat menyampaikan laporan penerbitan daftar efek syariah (DES).

 

Kebijakan ini diantaranya untuk menambah daftar emiten yang bisa masuk kategori syaham syariah.

 

Berikut daftar Saham dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Periode 10 April 2012 s.d. review DES berikutnya oleh Bapepam dan LK

 

No | Kode | Nama Emiten 

 

1.     AALI Astra Agro Lestari Tbk.  

2.     ABBA Mahaka Media Tbk.  

3.     ACES Ace Hardware Indonesia Tbk.  

4.     ADRO Adaro Energy Tbk.  

5.     AIMS Akbar Indo Makmur Stimec Tbk.  

6.     AKPI Argha Karya Prima Industry Tbk.  

7.     AKRA AKR Corporindo Tbk.  

8.     ALKA Alakasa Industrindo Tbk.  

9.     AMFG Asahimas Flat Glass Tbk.  

10.  ANTM Aneka Tambang (Persero) Tbk.  

1.    APLI Asiaplast Industries Tbk.  

11.  APLN Agung Podomoro Land Tbk.  

12.  ARII Atlas Resources Tbk.  

13.  ARNA Arwana Citramulia Tbk.  

14.  ARTI Ratu Prabu Energi Tbk.  

15.  ASGR Astra Graphia Tbk.  

16.  ASIA Asia Natural Resources Tbk.  

17.  ASII Astra International Tbk.  

18.  ASRI Alam Sutera Realty Tbk.  

19.  ATPK ATPK Resources Tbk.  

20.  AUTO Astra Otoparts Tbk.  

21.  BAPA Bekasi Asri Pemula Tbk.  

22.  BATA Sepatu Bata Tbk. _  

23.  BAYU Bayu Buana Tbk.  

24.  BCIP Bumi Citra Permai Tbk. ,_  

25.  BEST Bekasi Fajar lndustrialjEstate Tbk.

 

26.  BHIT Bhakti Investama Tbk.  

27.  BIPP Bhuwanatala Indah Permai Tbk.  

28.  BISI Bisi Intemational Tbk. u  

29.  BKDP Bukit Darmo Property Tbk.  

30.  BKSL Sentul City Tbk.  

31.  BMSR Bintang Mitra Semestaraya Tbk.  

32.  BMTR Global Mediacom Tbk.

 

33.  BORN Bomeo Lumbung Energi & Metal Tbk.  

34.  BRAM Indo Kordsa Tbk.  

35.  BRMS Bumi Resources Minerals Tbk.  

36.  BRPT Barito Pacific Tbk.  

37.  BSDE Bumi Serpong Damai Tbk.   

Dibaca : 792 kali
Baru dibaca Terpopuler